Kitabisa! - Zaid melawan rasa sakit akibat usus buntu

Zaid melawan rasa sakit akibat usus buntu

Zaid melawan rasa sakit akibat usus buntu
Zaid Usia 2 tahun 8 bulan harus berjuang melawan rasa sakit akibat usus buntu,dua kali pembedahan ileus dan kolost mohon bantuannya agar zaid bisa ceria kembali

Rp 4.428.975

terkumpul dari Rp 20.000.000
22% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 22 May 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Dear #Orangbaik di Indonesia,

Anak saya Abdurrahman Zaid, usianya baru 2tahun 8 bulan saat ini sedang terbaring di Ruang ICU RS PKU Jogja karena infeksi Usus. Saat ini tubuhnya yang kecil harus berjuang melawan rasa sakit yang saya sendiri tidak pernah membayangkan penyakit itu bisa menyerang anggota keluarga saya terutama anak saya.

Sejak lahir Zaid merupakan anak yang sehat dan normal, pertumbuhannya juga bagus dan cepat belajar. Sehari2 sejak bangun tidur smp tidur lg sangat aktif bergerak, berlari kesana kemari, melompat2, memanjat dsbnya. Tidak ada tanda2 klu dia menderita usus buntu. Dia tdk pernah mengeluh sakit perut yg menunjukkan gejala2 sakit tsb. Sampai pd tgl 5 mei 2018 lalu, sekitar jam 10.00 pagi, dan spt biasa dia sedang bermain, Zaid tiba2 muntah dan mengeluarkan semua yg dia makan saat sarapan. Setelah saya bersihkan dan beri dia minum, dia kembali bermain. Sekitar 15 mnt kemudian, dia muntah lagi. Setelah muntah berulang-ulang sampai maghrib saya dan suami membawanya ke puskesmas terdekat.

5a14332c4cb862bf35714a5723f8281dd765172c

Analisa dokter, zaid mengalami dehidrasi dan dokter memberikan zaid obat sirup parasetamol dan tablet antasida. Tetapi zaid mengalami kesakitan perut yang makin menjadi akhirnya kami membawanya ke RS Rajawali Citra.Setelah tes urin dan tes darah ternyata leukositnya mencapai 18300. dan dari Analisa dokter zaid menderita usus buntu.

Semalaman itu Zaid terus menerus mengerang kesakitanfan muntah bbrp kali. Saya dan ayahnya brgantian melaporkannya pd perawat dan dokter jaga. Dan merekapun melaporkannya pd dokter anak dan dokter bedah. Pagi hrnya sekitar jam 8, Zaid mulai puasa krn akan dilakukan pemeriksaan USG pd jam 14.00. dari hasil USG, Zaid mnderita usus buntu yg sdh pecah. harus segera dilaksanakan hari itu juga. Dan operasi brlangsung sekitar satu jam. Setelah selesai, dokter bedah memanggil suami saya dan menanyakan dengan nada suara yg tinggi knp bs sampai separah ini baru ketahuan dan dia menunjukkan potongan usus yg sudah membusuk

330f379505cb0e5a2388d90fac3678a94a309dd6

Lima hari setelah operasi, Zaid diperbolehkan pulang zaid kembali beraktivitas seperti biasa, kami masih bolah balik ke RS untuk control dan ganti perban, Selang beberapa hari zaid demam ringan kami memberinya parasetamol dan antibiotic tetapi keadaanya memburuk dan mnjerit2 kesakitan spt sblm operasi yg pertama. Kamipun memutuskn utk membawanya ke RSRC kembali. Tiba di IGD saat perban pembalut dibuka dari atas luka tersebut ada lubang kecil dan menyemburkan nanah banyak sekali. Zaid terus menangis kesakitan saat lukanya dibersihkan. Cukup lama jg membersihkannya karena banyaknya nanah. Maka diputuskan Zaid harus rawat inap lg utk diobservasi dan diobati infeksinya. Selama di IGD, Zaid terus menerus muntah setiap kali diberi minum.

Dokter bedah menginstruksikan untuk pemasangan selang untuk memasukkan makanan melalui hidung terus ke lambung spt saat pasca operasi pertama. Sambil menunggu, Zaid dipindah ke ruang rawat. Kondisinya memburuk Infuspun belum bisa dipasang. Akibatnya mengalami dehidrasi berat dan tdk sadarkan diri dgn kondisi tubuh menyusut hingga terlihat kulit dan tulang kecuali perut yg membesar kemudian dgn kondisi yg ada pihak RS menyerah dan segera merujuk ke RS yg lbh besar dgn alat2 yg lengkap.

394d90bf7ff03ae63a002462aa6b5147c4845cf3

9d6537bb877320771873bf8a5ccc0e163df20814

khirnya selang infuspun bs terpasang dan juga diikuti pemasangan selang ke lambung guna mengeluarkan cairan yg ada dilambung dan memasang selang ke lubang pembuangan urin untuk di ketahui kondisi urinnya, stlh masa kritis lewat zaid pun dibawa untuk difoto kondisi ususnya, dr hasil itu dokter menjelaskan tentang kondisi usus yg bocor yg mengakibatkan feses keluar memenuhi usus yg mengakibatkan pelengketan pd usus dan juga keluar melalui bekas operasi yg mengakiba infeksi, dr hasil itu dokterpun menyampaikan kemungkinan melakukan operasi besar dengan memotong beberapa bagian usus yg rusak kemudian mrmbuat lobang pembuaangan diperut untuk menghindari kerapuhan usus, kemudian keesokan harinya dokter melakukan pembedahan selama 4,5 jam. Hasil dr operasi tersebut dokter telah membersihkan seluruh usus yg ada dr kotoran dan infeksi, kemudian memotong beberapa bagian dan menyambungnya kembali dan alhamdulillah dikarenakan kondisi usus yg msh bagus dokter tdk jadi membuat lobang kotoran di perut akan tetapi hanya menyambung dan membuang usus yg rusak.

Saat ini Zaid masih terbaring di ICU, dan masih harus menjalani perawatan untuk kesembuhannya. Kami terkendala biaya perawatan dikarenakan tidak ada BPJS. Suami saya bekerja dengan membuka warung kecil-kecilan di rumah dan saya sebagai Ibu rumah tangga. Biaya operasi kedua zaid masih belum kami lunasi. Total biaya yang kami butuhkan sekitar 20 jt untuk biaya perawatan zaid dan untuk melunasi biaya operasi kedua zaid.

Tetapi ternyata tidak sampai disitu saja. 2 hari setelah operasi yg kedua, luka jahitannya bocor dan terus menerus mengeluarkan cairan kekuningan. Dokter mengatakan akan memperbaiki jahitannya. Sebelumnya infus ditambah dengan albumin yg harganya mencapai sekitar 2 juta perbotol. Tgl 24 mei 2018, Zaid harus masuk ruang operasi lg. Operasi berlanjut -/+5jam dgn tindakan mengeluarkan usus dgn membuat lobang diperut sebagai lubang pembuangan yg bersifat sementara dikarenakan usus yg rapuh dan direncanakan akan dilakukan operasi kembali 4 bln kemudian untuk mengembalikan seperti semula, dan sampai hari ini biaya yg dikeluarkan sdh mencapai 54jt.

Apabila saudara-sauadra berkenan mohon bantuannya untuk berdonasi di Kitabisa.com untuk biaya pengobatan zaid. Caranya dengan klik “DONASI SEKARANG” dan mengikuti petunjuk selanjutnya. Semoga kebaikan saudara-saudara sekalian dibalas oleh Allah SWT dengan yang lebih baik lagi.

Orang tua Zaid

Mochamad Guruh Taufik & Indah Ul Hazar

(085211394049)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 28

  • Rp. 1.000.174
    Siti arifah
  • Rp. 1.000.000
    Anonim

    Syafakallah anak sholeh

  • Rp. 500.311
    Anonim
  • Rp. 500.138
    Anonim
  • Rp. 350.498
    Lina Marlina

    Semoga Allah segera mengangkat penyakitmu dan memberimu kesembuhan dg tidak meninggalkan rasa sakit setelahnya.. Aamiin Allahumma Aamiin..

  • Rp. 250.584
    Anonim
  • Rp. 100.581
    Anonim

    syafakallah anakku

  • Rp. 100.540
    Anonim

    Cepet sehat ya dek, aktif seperti sedia kala

  • Rp. 100.465
    elina khotma yuningsih

    Semoga cepet sembuh

  • Rp. 100.238
    Anonim

    Syafakallah.. semoga Allah beri yg terbaik ya nak..

SHOW MORE
  • Rp. 10.000
    Novi
  • Rp. 10.482
    Romi Harliansyah
  • Rp. 50.000
    Anonim

    semoga cepat sembuh dek

  • Rp. 50.432
    Anonim

    Cepat sehat y jagoan.. terus semangat y..

  • Rp. 250.584
    Anonim
  • Rp. 100.540
    Anonim

    Cepet sehat ya dek, aktif seperti sedia kala

  • Rp. 10.776
    Elly Idayaty Zubaidy
  • Rp. 500.311
    Anonim
  • Rp. 10.606
    Romi Harliansyah
  • Rp. 25.116
    Itok Ilalang

    semoga lekas sembuh

SHOW MORE
Mochamad Guruh Taufik 25 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 353.000

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 8738 a/n MOCHAMAD GURUH TAUFIK

Untuk biaya perawatan stoma Zaid

Mochamad Guruh Taufik 23 Jun 2018

Update 7 - Mohon bantu share campaign saya

Dimohon bantuannya kepada para donatur yg baik hati untuk men-share campaign saya ini di media sosial yg anda miliki. Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih. Jazakumullahu khoiron wa baarakallahu fiikum.

Mochamad Guruh Taufik 23 Jun 2018

Update 6 - Info update

Terima kasih kepada para donatur yg telah bersedia menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu pengobatan anak saya Zaid. Sudah 10 hari ini Zaid dirawat di RS Sardjito disebabkan iritasi kulit di sekitar stomanya yg parah. Biaya perawatannya sangat mahal karena perlengkapan dan obatnya jg sangat mahal dan tidak masuk dalam daftar obat2an yg ditanggung BPJS.

Mochamad Guruh Taufik 13 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 581.000

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 8738 a/n MOCHAMAD GURUH TAUFIK

Untuk membiayai pengibatan dan perawatan kolostomi Zaid

Mochamad Guruh Taufik 12 Jun 2018

Update 4 - Ucapan terima kasih kepada para donatur

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para donatur yg telah bersedia berdonasi untuk membantu biaya pengobatan Abdurrahman Zaid. Saya juga mohon bantuan kepada anda sekalian untuk menshare campaign ini di medsos yang anda punya. Karena biaya pengobatan dan perawatan kolostomi Zaid juga sangat besar.

Mochamad Guruh Taufik 7 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 993.000

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 8738 a/n MOCHAMAD GURUH TAUFIK

Untuk membayar biaya pengobatan dan perawatan kolostomi Zaid

Mochamad Guruh Taufik 7 Jun 2018

Update 2 - Ucapan terima kasih

Saya mengucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya kpd semua donatur yg telah bersedia menyisihkan sebagian rizkinya utk membantu biaya pengobatan anak kami Zaid. 2 hari stlh operasi yg kedua, Zaid hrs mndpt tambahan infus albumin krn kadar albumin di tubuhnya sangat rendah dan transfusi 3 kantong darah krn Hbnya jg rendah akibat pndarahan saat operasi. Operasi kedua diikuti operasi ketiga yg lbh besar krn adanya kebocoran pd luka operasinya. Ternyata msh banyak dr bagian ususnya yg rusak krn kondisinya yg memang rapuh. Dan dokter hrs membuat kolostomi utk menghindari kebocoran lg. Stlh dirwt selama 10 hr di ICU dan 10 hr di bangsal, skrg Zaid sdh kembali ke rmh. Tetapi kondisinya msh sangat memprihatinkan krn Zaid msh kesakitan disebabkan kondisi ususnya yg blm baik. Stoma serta kulit di sekitarnya jg mengalami iritasi yg cukup parah.

Mochamad Guruh Taufik 30 May 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 2.279.750

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 8738 a/n MOCHAMAD GURUH TAUFIK

Untuk mulai mengangsur biaya pengobatan Zaid di rumah sakit

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?