Kitabisa! - DARURAT! Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung

DARURAT! Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung

DARURAT! Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung
Tsunami melanda Banten, Lampung dan sekitarnya (22/12). Ratusan korban jiwa meninggal dan korban luka-luka masih terus bertambah.

Rp 385.733.895

terkumpul dari Rp 500.000.000
77% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 23 Dec 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Tsunami menerjang Banten, Lampung dan sekitarnya sejak (22/12). Hingga, kini tercatat 429 orang meninggal dunia, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, dan 16.802 orang mengungsi. 

(Uptdate Data BNPB 25/12 pukul 13.26, data masih terus diperbarui)

Menutup tahun 2018, lagi-lagi Indonesia harus berduka.Tsunami kembali guncang Selat Sunda, yang mengakibatkan Banten, Lampung dan sekitarnya porak poranda. 

03cb720b-b946-4280-9adb-43474c731197.jpg

Menurut BMKG, gelombang tsunami dipicu akibat aktivitas erupsi Gunung Krakatau dan gelombang tinggi karena faktor cuaca di perairan Selat Sunda. 

Wilayah yang terdampak bencana ini antara lain Kabupaten Pandeglang, Serang, Tanggamus dan Lampung Selatan.

5f66a684-ff57-40a0-9af8-d5b3086d7997.jpg

Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan villa rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak. 

Data ini akan diperkirakan terus bertambah seiring dengan berjalannya proses evakuasi. 

9ca4d3fb-ba27-4800-886c-10ad25c1ed3f.jpg

(sumber: CNBC Indonesia)

Di kondisi bencana seperti ini, anak-anak menjadi korban yang paling rentan. Oleh karenanya, kami ingin memastikan hak-hak anak terpenuhi. 

Saat ini kami sedang berupaya memberikan bantuan mendesak berupa: 

1cfb4ed4-d655-4c79-a41d-d697c1dcaedd.jpg

Kini saatnya satukan hati, bantu korban tsunami Banten dan Lampung dengan cara: 

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Masukan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)
  4. Dapat laporan via email

**

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 2444

  • Rp. 11.250.102
    Tio Rosaline Simanjuntak

    Semoga Banten Dan Lampung cepat membaik. Amien

  • Rp. 8.930.133
    Dota @ Bali

    Dari Follower Dota 2 Bali. Semoga meringankan beban saudara kita di sana :)

  • Rp. 8.000.000
    Chai Yue
  • Rp. 3.876.342
    GRUP GALANG DANA

    SEMOGA SEMUA CEPAT PULIH KEMBALI

  • Rp. 3.840.305
    Yukofashionshop

    Semoga seluruh korban bencana diberi kekuatan, keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapi ujian dri Allah.

  • Rp. 3.285.781
    Hazel Brew Coffee & Friends

    Semoga dapat membantu saudara saudara kita!

  • Rp. 3.200.404
    Anonim

    Tuhan memberkati..

  • Rp. 3.075.723
    Muti
  • Rp. 3.000.000
    james iman putera

    Semoga lekas pulih

  • Rp. 2.545.258
    Trifena Olfa

    Naah, orang Korea yg cinta Indonesia selalu berdoa agar semua korban cepat pulih. Semangat, ya!

SHOW MORE
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 100.796
    Anonim
  • Rp. 10.000
    Anonim

    bismillah, barakallah

  • Rp. 50.002
    Anonim
  • Rp. 80.000
    Anonim

    Donasi dari pelanggan Kliksipulsa.com

  • Rp. 50.885
    Riki

    cpt smbuh

  • Rp. 50.000
    Carolin
  • Rp. 50.567
    Anonim
  • Rp. 20.000
    Sri Ruhmina Syarfina
  • Rp. 100.995
    Anonim
SHOW MORE
Wahana Visi Indonesia 25 Feb 2019

Pencairan Dana Rp 184.647.595

Ke rekening BCA *** *** 9445 a/n WAHANA VISI INDONESIA YA

Rencana penggunaan dana: Donasi digunakan untuk mendukung aktivitas Pemberian Makan Bayi & Anak Selain itu, juga disalurkan dalam bentuk Cash Transfer dengan metode pemberian bertahap untuk mendukung aktivitas air bersih, renovasi rumah dan pemulihan mata

Wahana Visi Indonesia 22 Feb 2019

Update 7 - Ratusan Anak Suarakan Aspirasi ke Pemerintah

Suara anak dan partisipasi anak merupakan salah satu kunci utama dalam sebuah tahapan proses pembangunan. Pasca tsunami Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung dua bulan lalu, perbaikan terus dilakukan di sejumlah aspek pembangunan. Suara anak pun penting didengar untuk bisa menggali apa yang menjadi kebutuhan mereka.

51428deb-e999-4247-929b-e89f0b579583.jpg

Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, melakukan diskusi untuk mendengarkan suara anak yang dilakukan kepada perwakilan anak-anak penyintas di Lampung Selatan, Minggu (17/02/19). 

Diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami kebutuhan serta masalah paling mendesak melalui perspektif anak.

Dalam diskusi untuk mendengarkan suara anak, digunakan metode pengumpulan data yang partisipatif dan ramah anak melalui diskusi kelompok terfokus (FGD). Melalui metode ini, anak-anak bisa dengan leluasa menyampaikan kebutuhan dan pandangan mereka terhadap penanganan bencana tsunami di Lampung Selatan.

“Anak yang menjadi penyintas bencana harus didengar dan ditindaklanjuti pendapatnya karena mereka memiliki pengalaman dan kebutuhan yang berbeda. Hasil suara anak yang disampaikan dalam acara ini juga didapat melalui lokakarya secara langsung dengan anak-anak sehingga hasilnya dapat menjadi rujukan bagi pemerintah.” ujar Ronny Ichwan, selaku Manajer Tanggap Bencana WVI.

Turut hadir dan mendukung kegiatan ini yakni Kepala Dinas PPPA Kabupaten Lampung Selatan, Rini Ariasih. Disampaikan oleh Rini Ariasih bahwa Dinas PPPA mendukung penuh kegiatan ini agar anak-anak penyintas diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan suara mereka.

“Tentu aspirasi dan suara anak harus didengarkan. Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan terbuka kepada pemerintah Lampung Selatan. Harapannya, aspirasi ini bisa didengar dan menjadi masukan yang mendukung bagi pembentukan kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

b76079a8-47a5-46af-a6bc-75b1ceee65b6.jpg

Hasil diskusi ini kemudian disampaikan kepada pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam bentuk acara dialog interaktif sebagai bentuk audiensi dan rekomendasi kepada pemerintah untuk penanganan bencana yang lebih sensitif terhadap kebutuhan anak. "Anak adalah pihak paling rentan dalam konteks bencana. Untuk itu, mendengar suara anak adalah kebutuhan untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan mereka utamanya pasca bencana. Semoga apa yang telah disampaikan anak-anak hari ini, bisa menjadi masukan bagi kami untuk memastikan hak anak-anak terpenuhi dengan baik bahkan dalam konteks pasca bencana sekalipun,” ujar Nanang Ermanto, Plt. Bupati Lampung Selatan.

Melalui diskusi bersama anak-anak, didapati bahwa anak-anak telah mendapatkan dukungan psikososial yang cukup dari pemerintah lokal maupun dari lembaga kemanusiaan. Namun, mereka juga mengharapkan agar pemerintah memiliki sistem peringatan dini agar masyarakat dapat bersiap diri jika ada potensi bencana.

“Kami mengharapkan adanya sistem peringatan dini yang terpasang di daerah-daerah potensi bencana. Supaya kami bisa waspada dan berjaga-jaga,” ujar Riska, siswi SMA 1 Rajabasa, sebagai wakil dari anak-anak penyintas lainnya. Ketika tsunami terjadi, Riska sempat dinyatakan hilang karena berlari sambil menggendong adiknya menuju hutan.

WVI sebagai organisasi fokus anak mendukung penuh upaya partisipasi dari pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menganalisis, berbagi hasil, dan memberikan rekomendasi penilaian yang telah dilakukan.

Kerjasama antara pemerintah dan organisasi non-pemerintah nyata diperlukan untuk memastikan adanya koordinasi yang baik dalam membentuk kebijakan dan rekomendasi intervensi dalam melakukan respons tanggap bencana saat ini dan di masa yang akan datang.

Ditulis oleh: Theodora D. Paramita, Media Relation Officer Wahana Visi Indonesia

Wahana Visi Indonesia 30 Jan 2019

Pencairan Dana Rp 200000000

Ke rekening BCA *** *** 9445 a/n WAHANA VISI INDONESIA YA

Rencana penggunaan dana: Dana digunakan untuk penyediaan Paket Keluarga dan Paket Anak Baduta di Kecamatan Pandeglang dan Lampung Selatan guna memenuhi kebutuhan perlengkapan mereka sehari-hari selama masa

Wahana Visi Indonesia 30 Jan 2019

Update 5 - 1 Bulan Respons Tanggap Bencana Selat Sunda

Sudah 1 bulan sejak tsunami akibat dari erupsi dan longsor Gunung Anak Krakatau menghantam beberapa wilayah di Pandeglang & Lampung Selatan. Berkat dukungan anda, Wahana Visi Indonesia hadir memberikan bantuan dan mendampingi anak-anak serta masyarakat disana.

Sampai dengan saat ini, WVI telah mendistribusikan paket perlengkapan keluarga dan paket perlengkapan anak untuk lebih dari 1.000 kepala keluarga yang terdampak bencana dan masih terus berjalan di wilayah Pandeglang & Lampung Selatan.

b6ba9f9d-d4c2-4ec0-a147-6bc50253f898.jpg

Hari demi hari, senyum dan tawa mulai terpancar kembali diwajah mereka, dengan penuh harapan untuk bangkit kembali.

Dukungan dan bantuan yang anda berikan memberikan harapan baru untuk mereka bangkit kembali dari kesulitan ini.

“Barang bantuan ini akan sangat berguna untuk kami berisitrahat jadi lebih nyaman. Terima kasih untuk kepeduliannya kepada kami dengan memberikan bantuan ini.”
 (Uni, 35)

dbbdd311-f547-4f98-ae10-f9c9e1a92c48.jpg

9d0a5790-c559-49cb-88a8-e1cf4678c8df.jpg

“Suami saya sebelumnya kerja buruh, saya jaga anak-anak di rumah dan mengerjakan kerjaan rumah. Saya harus kuat sekarang jadi kepala keluarga menggantikan suami saya yang telah meninggal, semoga cepat bisa dapat kerja seadanya untuk cari tempat tinggal bersama kedua anak saya ini. Alhamdullilah mendapat bantuan seperti ini cukup membantu kami sekeluarga, meringankan beban kami untuk membeli perlengkapan khususnya buat anak saya yang masih bayi, terima kasih Wahana Visi,” ungkap Megawati (33) penuh harap.

Suami dari Megawati meninggal dunia satu minggu setelah kejadian tsunami yang menimpa wilayah Banten & Lampung. Ia meninggal akibat kakinya yang luka berat hingga terkena virus tetanus dan tak tertolong lagi.

Saat ini Megawati bersama kedua anaknya Revita (8) dan Ruhaina (2) tinggal di rumah saudara mereka di Lampung Selatan. Megawati belum memiliki rencana untuk membangun rumah kembali karena harus menabung dan mulai bekerja.

Terima kasih untuk hati & dukungan anda, kami akan terus mendampingi masyarakat di Pandeglang & Lampung Selatan dalam masa pemulihan mereka hingga Juni 2019.

Anda dapat terus mendukung dan menyebarkan info ini melalui kitabisa.com/untukbantenlampung . Terima kasih.

Wahana Visi Indonesia 14 Jan 2019

Update 3 - Kembalikan Keceriaan Lewat Ruang Sahabat Anak

8486dc8b-b1f0-4a45-8158-5b747c5963e6.jpg


“Aku senang dengan Ruang Sahabat Anak, bisa bermain bersama sahabatku,” ungkap Ramdan (7) dengan gembira.

Dukungan psikososial pada anak melalui Ruang Sahabat Anak (RSA) pasca terjadinya tsunami Selat Sunda merupakan salah satu bentuk dukungan WVI untuk anak-anak yang terdampak bencana. Selain bermain bersama, mereka juga bisa membaca buku, menggambar dan belajar tentang perlindungan anak.

240a56fa-dc81-4c82-bd41-46ba226fad3d.jpg

Nilam (10, memakai kaos biru) memiliki mimpi untuk menjadi seorang Ustadzah ketika besar nanti. Nilam adalah salah satu anak yang berpartisipasi dalam kegiatan di Ruang Sahabat Anak (RSA) yang berada di shelter MTsN 2 Labuan.

“Aku senang membaca. Guruku mengatakan bahwa kita harus banyak membaca untuk menjadi pintar. Terima kasih karna Mobil Perpustakaan membawa banyak buku untuk kami. Aku membaca buku tentang banjir dan buku lain berjudul ‘Damai itu Indah,” kata Nilam.

Saat ini, RSA tersebar di 9 titik di Kabupaten Pandeglang yaitu di Kecamatan Labuan, Angsana, Pulosari dan Sumur, serta 3 titik di Kabupaten Lampung Selatan yaitu di Kecamatan Rajabasa dan Kalianda. RSA telah diikuti oleh total 345 anak.

Harapannya dengan kegiatan kreatif yang diberikan, anak-anak dapat pulih dari rasa takut yang mereka rasakan.

3f143f50-71c7-4c18-92ff-000196bd5d31.jpg

Berkat kepedulian dan dukungan dari para donatur, kami juga telah berhasil mendistribusikan 548 Family Shelter Kit, 478 Family Hygiene Kit dan 69 paket Perlengkapan untuk anak-anak dibawah usia 2 tahun di wilayah Pandeglang dan Lampung Selatan.

2627b165-a28f-419e-a807-a3886cfad7d4.jpg

Mari terus dukung dan doakan agar masyakarat dan anak-anak dapat pulih kembali. 

Bantuan masih terus kami kerahkan. Sahabat dapat menyalurkan bantuan melalui campaign ini: kitabisa.com/untukbantenlampung

Wahana Visi Indonesia 31 Dec 2018

Update 2 - Distribusi Bantuan untuk Korban Tsunami

Memasuki seminggu bencana tsunami Banten, Lampung dan sekitarnya, Wahana Visi Indonesia terus melakukan pendampingan darurat.

Kami telah mendistribusikan bantuan berupa Family Kit (sarung, selimut, kelambu) dan Children Kit kepada 45 Kepala Keluarga di Kampung Cieksel.

5a948bbe-4f70-4128-9315-dca570137bca.jpg72d5bb81-5e52-437c-8394-d9a8feaa8817.jpg

Selain itu, kami juga sudah menyalurkan bantuan ke Posko SMP Angsana berupa Family Kit dan Children Kit kepada 24 Kepala Keluarga.

b60b80eb-993c-4738-b544-70b38f42120e.jpg

Kami ucapkan terima kasih berkat kepedulian sahabat kami dapat terus mendistribusikan bantuan untuk para korban. Namun, perjuangan ini tak bisa berhenti di sini. Kebutuhan darurat masih dibutuhkan saudara-saudara kita.

Maka dari itu, mari kita tutup tahun 2018 ini dengan bersatu membantu saudara kita yang terkena bencana. Sahabat bisa salurkan bantuan melalui campaign ini: kitabisa.com/untukbantenlampung

Sahabat juga bisa membagikan informasi ini kitabisa.com/untukbantenlampung di akun media sosial atau grup WhatsApp.

Kami bersama Banten, Lampung dan sekitarnya!

Salam,

Wahana Visi Indonesia

Wahana Visi Indonesia 28 Dec 2018

Update 1 - Respon WVI untuk Banten dan Lampung

Duka kembali melanda Indonesia. Tsunami menerjang Banten, Lampung dan sekitarnya (22/12).

Tercatat lebih dari 400 korban jiwa meninggal, ribuan luka-luka dan belasan ribu orang mengungsi.

Saat ini, tim Wahana Visi Indonesia (WVI) telah berada di Banten dan Lampung untuk mengerahkan bantuan. Fokus kami adalah memastikan hak-hak anak terpenuhi. Karena di situasi gawat bencana seperti sekarang anak-anak menjadi korban yang rentan.

Untuk itu kami telah melangsungkan kegiatan Child Friendly Space atau Ruang Sahabat Anak (RSA) di Posko Radio Krakatau bersama anak-anak yang berasal dari daerah Teluk Carita.

9aa4b904-82c6-4229-8091-f9f43b21deb3.jpg


4c155e8b-2c86-499b-8bbf-7ecf2532c7de.jpg

Kegiatan RSA ini dilaksanakan agar anak-anak korban tsunami dapat dukungan secara psikososial. Dan harapannya dapat mengurangi trauma anak-anak akibat bencana.

2148debb-987f-4096-b20d-00080158f70d.jpg

Bantuan masih terus kami kerahkan. Sahabat, bisa salurkan bantuan melalui campaign ini: kitabisa.com/untukbantenlampung

Sahabat juga bisa bantu sebarkan informasi ini: kitabisa.com/untukbantenlampung ke akun media sosial dan grup WhatsApp.

Kami bersama Banten dan Lampung!

Salam,

Wahana Visi Indonesia

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung DARURAT! Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?