Kitabisa! - Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak

Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak

Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak
Untuk membantu Izhak (22) buka usaha, pemuda yang ditinggal mati orang tuanya karena sakit dan sekarang harus menafkahi sembilan orang adiknya.

Rp 46.827.740

terkumpul dari Rp 50.000.000
94% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 14 Dec 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Assalamualaikum...

Hai, saya Dian atau biasa disapa Yuuka. Saya lulusan salah satu Universitas Negeri di Makassar dan sekarang saya berkerja di Manarang Academy (English and Computer Course) di daerah saya, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Mengapa saya melakukan penggalangan dana ?? Itu karena saya ingin membantu teman saya Muh.Izhak (22) yang dalam setahun ini ditinggal mati oleh orang tuanya dan kini harus menanggung beban membiayai kehidupan sembilan orang adiknya.

7b094ea29417c39bbf3b5c784a83ee607f944856

Izhak terlihat sedang menggendong Khaerul yang saat itu lagi sakit *Sumber foto https://web.facebook.com/rafiqa.hastharita?hc_ref=...

Izhak, awalnya bukan teman saya. Hanya beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 12 Desember 2017, saya mendapatkan informasi terkait dia via whatsup dari kakak saya. Pas baca infonya, saya tiba-tiba memiliki keinginan besar untuk bertemu yang bersangkutan. Saya hanya berpikir bagaimana caranya anak itu menghidupi sembilan adiknya yang masih kecil.

Nah, karena penasaran tentang kehidupan Izhak, akhirnya saya mencari informasi lebih lanjut soal Izhak di sosial media, dengan bertanya ke teman-teman yang share kondisi Izhak dan keluarganya saat itu. Saya mengontak beberapa orang hingga berhasil mendapatkan alamat rumah, nomor hp, dan akunt sosial medianya. Iseng-iseng saya coba sapa via massenger Fb, ternyata direspon, jadilah saya memperkenalkan diri dan bertanya perihal kondisinya. Karena nggak enak nanya blak-balakan via massenger, saya memutuskan untuk berkunjung ke rumahnya agar mendapatkan infromasi yang lebih detail.

Berhubung rumah Izhak cukup jauh dari daerah tempat saya tinggal dan nggak ada akses kendaraan umum ke lokasi, saya mengajak beberapa teman saya yang memiliki kendaraan. Dari sekian yang saya ajak, hanya ada dua orang yang mengiyakan ajakan saya. Maklum, karena mereka memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Jadilah kami bertiga dengan mengendarai sepeda motor menuju Aribang (13/12), yang entah lokasinya dimana. Beruntung saya bisa mengkontak Izhak jadi saya bisa memberitahukan posisi saya dan bertanya pada orang-orang yang saya temui di jalan.

ce59625d345f4550ff481edb7e29ddf04b3ec6f9

Rumah Izhak nampak dari depan *Sumber foto https://web.facebook.com/andi.sura.5?hc_ref=ARSPC-...

Dan tibalah kami di sini, di depan rumah panggung yang dihuni 10 orang anak. Nampak sangat sederhana, tanpa cat berwarna. Hanya ada pepohonan hijau dan ornamen-ornamen alam di sekitar rumah itu.Tiba-tiba seseorang keluar dari pintu rumah dengan seorang balita di pelukannya. Saya langsung menyapanya, karena saya sudah tahu itu pasti Izhak.

af3d422cde585706fb65f0ea5c7ce65fec942d3d

Foto saya waktu berkunjung ke rumah Izhak (maaf, mukanya saya tutupi)


Siapapun mungkin akan terenyuh dengan kisah Izhak ini. Dalam setahun keuarga Izhak dirundung duka. Samiah, Ibunya mengidap penyakit tomor. Ia pun sempat dioperasi dan bolak balik masuk RS. Sebelumnya, Izhak pernah mengeyam bangku kuliah sebagai mahasiswa bidik misi di Institut Teknik Bandung (ITB) dengan mengambil Jurusan Teknik Kimia, 2013. Namun pada saat semester empat, Izhak memutuskan memundurkan diri dari kampus bergengsi itu dan pulang ke kampung halamannya. Hingga akhirnya 13 Februari 2017 Samiah berpulang ke rahmatullah.

Sayanganya, sembilan bulan setelah kepergian Samiah, Izhak dan adik-adiknya harus menerima kenyataan pahit. Ilyas, Bapaknya Izhak juga dipanggil YME, tepatnya tanggal 22 November 2017. Mau tidak mau, Izhak harus berjuang menjalani kehidupannya dan menafkahi adik-adiknya.

8f9c0811dd338e79459568108011cd81abe05cc0

Kondisi rumah Izhak (Maaf, foto kami tutupi panda biar nggak ngiklan)

f6e7eddc4c79e40f13501f44522f28701df12182

Kondisi rumah Izhak (Maaf, foto kami tutupi panda biar nggak ngiklan)

FYI, mereka ada sepuluh bersaudara, lima perempuan dan lima laki-laki. Adik kedua Izhak, Hasnawati (20) saat ini menempuh studinya di STAIN Pare-Pare. Ketiga, Aslang (18) berhenti sekolah sejak kelas empat SD, Rasmiani (13) dan Padila (12) yang sama-sama duduk di bangku kelas satu dan dua MTS DDI Basseang, Mutmainna (11) kelas VI, Ismail (10) kelas IV, Nuralia (7) kelas dua, dan mereka bersekolah di SD 002 Basseang. Lalu ada Abdullah Hanif (6) yang masih duduk di bangku TK Basseang. Terakhir ada si bungsu Muh.Khaerul Ahfan yang saat ini berumur satu tahun tujuh bulan.Untuk kehidupan sehari-hari Izhak mengandalkan hasil penjualan gula merah (gula aren) yang mereka tekuni sejak Bapaknya masih hidup.

9b461fe65514e808e33d32f4c18e919ca04ab0b0

Hasnwati yang sedang menanak gula merah *sumber foto: Izhak


241bfab9855c91600232f5249b92e96b6f521e15

Aslang yang sedang menanak gula merah *sumber foto: Izhak

587a6fa16218c4db60af4eb1adadb71cf00ab826

Rasmiani *sumber foto: Izhak

9d5b02abaea5ddb1940cc0d82ebc310abad9a107

Nuralia, Padila, Hanif, Ismail, dan Mutmainna *sumber foto:Izhak


Oleh sebabnya saya mengajak teman-teman untuk membantu meringankan beban Izhak dengan cara berdonasi untuk tambahan modal usaha ternak penggemukan kambing di kampungnya, Aribang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ini adalah usaha yang Izhak rencanakan sejak awal. Donasi tersebut, memenuhi targetan atau tidak, akan kami serahkan ke Izhak. Lewat usaha ini, semoga Izhak bisa menghidupi kehidupannya dan adik-adiknya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa kontak saya via WA 085242004957 atau FB https://web.facebook.com/search/top/?q=yuuka shi...

Terima Kasih ^_^

Semoga kita sehat selalu dan tetap bersyukur.


Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 216

  • Rp. 3.000.188
    Anonim
  • Rp. 2.000.665
    Elvina Agustina
  • Rp. 2.000.430
    Anonim

    Tetap semangat berjuang Ishak! Untuk Tuhan, keluarga, bangsa, dan almamater.

  • Rp. 1.000.880
    Anonim

    Semoga dari usaha ini bisa sampai menyekolahkan adik2 ybs

  • Rp. 1.000.634
    Rini Tenrisau
  • Rp. 1.000.597
    Anonim
  • Rp. 1.000.315
    Anonim
  • Rp. 1.000.000
    Anonim
  • Rp. 900.349
    Anonim

    Insya Allah...barokah..Aamiin

  • Rp. 500.999
    Anonim

    Semoga berkah ya izhak

SHOW MORE
  • Rp. 100.000
    Anonim
  • Rp. 70.000
    Anonim
  • Rp. 150.000
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 100.651
    Poppy Fauzia
  • Rp. 100.149
    Anonim
  • Rp. 250.873
    Dewi Ayu Wenda
  • Rp. 500.784
    Anonim
  • Rp. 200.741
    Anonim
  • Rp. 3.000.188
    Anonim
SHOW MORE
Yuuka Shimizudhani 19 Feb 2018

Update 4 - Usaha Baru Izhak

Maaf, fotonya terpisah dari update-an saya. Foto ini dikirimkan langsung oleh Izhak. Terlihat di foto ada beberapa orang yang tengah mengerjakan suatu bangunan. Mereka adalah tim Izhak. dan yang dibangun ini adalah Production Center untuk Gula merah. Terletak di samping Kandang Kambing milik Izhak.

6052ed56967232848d7eae37c4892bb3ad5e0da8

eb7ad28349800999659c9d649478ef0819328b9f

Yuuka Shimizudhani 19 Feb 2018

Update 3 - Izhak Punya Usaha Baru

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi para Donatur ^_^

Semoga kita tetap sehat dan tidak kekurangan apapun termasuk kebahagiaan.

Sebelumnya saya minta maaf update-an soal Izhak agak telat. Beberapa hari yang lalu saya menghubungi Izhak dan bertanya perihal perkembangan usaha kambingnya. Dan informasi baru yang saya dapat adalah Izhak dan timnya tengah merintis usaha production center untuk gula merah di kampungnya. Project ini dikawal langsung oleh kakak Ikatan Alumni ITB. Sebelumnya Izhak dan timnya telah mengikuti pelatihan pembuatan gula di Kalimantan Januari lalu. Kini, saatnya Ilham dan timnya mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat. Untuk lebih jelas, berikut kutipan chat Izhak ke saya.

"Kemarin kan kambingnya ada 20 ekor sekarang tinggal 8 ekor, kok bisa? Karena aku jual kembali yang dari mata Garuda Sulbar, kok dijual? Karena bibitnya gak cocok untuk dipelihara apalagi digemukkan, saya mau ganti dengan bibit yang ada Peranakan Etawanya. Trus sudah diganti? Belum, kenapa? Karena sekarang lagi urus juga proyek dari alumni ITB tentang upaya peningkatan produksi serta kualitas gula merah agar bisa ya berniali ekonomi yang tinggi tidak seperti sekarang. Dan nanti uang dari donatur yang digalang melalui Kitabisa.com akan saya gunakan di pembangunan kandang di Production Center nanti. InsyaAllah Production Center dimulai sekitar bulan 4 ke depan."

Begitu kata Izhak. Dia meminta do'a agar kedua usahanya yang ia geluti bisa sukses di masa depan.

sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para donatur. Stay Healthy Kakak :)


Yuuka Shimizudhani 17 Jan 2018

Update 2 - Campaign Sukses, Terima Kasih Donatur

“Campaign sukses bagi saya bukan ketika mencapai targetan donasi. Tapi ketika campaign tersebut menarik anda untuk melakukan donasi”

Satu bulan berlalu, sejak open campaign ini dibuka 14 Desember 2017. Selama itu pula saya banyak berkenalan dengan para orang-orang baik. Tidak sedikit donator yang menghubungi saya via whats up bertanya perihal Muh. Izhak. Thank to God, ternyata masih ada banyak orang baik bertebaran di luar sana. Pernah ada salah satu donatur yang nelpon minta diperpanjang jangka transferan donasinya karena lagi nggak sempat transfer. Padahal itu sudah diatur oleh sistem di kitabisa. Ditambah lagi dengan jaringan yang timbul tenggelam di daerah donatur. Jadi saya sarankan kepada beliau untuk donasi offline saja. Biar agak lebih mudah. Setidaknya beliau tidak harus berurusan dengan jaringan yang kurang bersahabat. Alhamdulillah donasi nyampe’ di rekening saya dengan selamat.

Di awal targetan campaign “Ternak Kambing Untus Ishak” yang saya canangkan adalah 50 juta rupiah dengan jangka waktu sebulan. Dari donasi online dan offline tercatat Rp.45.505.283 dengan jumlah 216 donatur dengan pencapaian 91%. Sesuai kesepakatan, karena ini adalah campaign berkategori modal usaha, maka ada biaya administrasi sebesar 5% dari setiap satu donatur yang berdonasi. Sesuai data, ada 203 donatur online dengan total donasi Rp.43.485.283. Jadi biaya administrasi yang dikenakan sebesar Rp.2.224.297. Lalu donatur offline ada 13 orang dengan total donasi Rp.2.340.000. Jadi donasi bersih yang kami cairkan ke rekening Izhak adalah Rp.44.603.443

62658821cf35d0541edffffa132be77a51becbd4 Donasi bersih (donasi online) yang dicairkan ke rekening Izhak

cc06a32702dcd99ee4449d8cae74dc079b6a193a

donasi keseluruhan

Alhamdulilah, Selasa, 16 Januari 2018 akhirnya donasi tersebut bisa kami serahkan ke Izhak. Bersama tiga orang teman saya, kunjungan ke dua saya pun terlaksana. Disambut bocah-bocah yang tak lain adalah adik Izhak yang tengah asyik menonton serial TV anak-anak. Senang bisa melihat mereka asyik menonton Tv. Karena sebelumnya, di kunjungan pertama saya, saya tidak menemukan Tv di sudut ruangan itu.

596d8ca7bed54e236bfb4f8837edfd1f12189035

Adik-adik Izhak yang lagi nonton

7e5377c8e507d85274e6b28128539d044c5d7825

Kami di ruang tamu

aacf0e71532b5658d107a29ab214005095c345fc

Penyerahan donasi offline

e983ebdeb15630f1c162748d00412859a9f97ffc

Penyerahan donasi keseluruhan (donasi online sudah kami cairkan ke rekening ybs )

Selama open donasi berlangsung, informasi terkait usaha yang direncanakan Izhak ini tersebar di khalayak. Jadi banyak juga teman-teman yang bertandang ke rumah Izhak dan memberikan donasi langsung. Seperti yang terlihat di foto. Saya dan teman-teman berdiri tepat di depan kandang yang Izhak buat. Hanya ada dua petak sih untuk sementara. Karena di awal ada yang memberikan Izhak kambing dua ekor, kemudian ada lagi tiga ekor, hingga disusul satu ekor dan terakhir 14 ekor. Jadi saat ini Izhak memelihara 20 ekor kambing. Oleh sebabnya Izhak akan membuat kandang baru lagi agar kambing-kambing tersebut bisa hidup aman dan nyaman (Nggak rebutan makanan maksudnya, red).

9af536ad89e925eeb93fa9cf95597992146af158

Kandang kambing yang sudah dibangun

e37276ca1b3d54397f6bf939bc8953bc6ac9b3c5

Kambing-kambingnya Izhak lagi makan

475ef4999432108290d5075f2db5d0337f87f3e1

Kandang kambing

The last, terima kasih sekali lagi untuk para donatur. Salam dan doanya sudah saya sampaikan kepada Izhak dan adik-adiknya. Ia pun sangat berterima kasih karena banyak orang yang membantu dirinya dan adik-adiknya. Selamat untuk para donatur. Campaignnya sukses !!


*Thank you kitabisa.com ^_^

Yuuka Shimizudhani 16 Dec 2017

Update 1 - Kisah Izhak Terbit di Koran Fajar

Setelah sempat viral di FB, akhirnya salah satu media cetak di Sulawesi, Fajar mengangkat kisah kehidupan Muh.Izhak (22) yang rela meninggalkan kuliahnya di ITB pasca Ibunya, Samiah sakit dan akhirnya meninggal, 13 Februari 2017. Sembilan bulan berselang, Bapaknya, Ilyas juga menyusul kepergian sang Ibu, 22 November lalu. Akhirnya, Izhak mengantikan posisi kedua orangtuanya, menjadi sosok Ayah, Ibu, dan Kakak tertua bagi kesembilan adik-adiknya.

c26e44909f46af87e40d9a2c8d3d85ea86905224


5c8933f1686aef95a285eff0d145851db3fff325

*Terbit di koran Fajar, edisi Sabtu, 16 Desember 2017

Semoga dengan semakin banyak yang mengetahui kisah Izhak, semakin banyak pula teman-teman yang ingin membantu.


Terima Kasih ^_^

Semoga kita tetap dalam lindungan Allah S.W.T

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?