Kitabisa! - Shelter Edukasi, Medis, Agrikultur, dan Teknologi

Shelter Edukasi, Medis, Agrikultur, dan Teknologi

Shelter Edukasi, Medis, Agrikultur, dan Teknologi
Bantu recovery Lombok pasca gempa dengan memutar semangat melalui perpustakaan, program belajar & ngaji, TPQ, klinik medis, pemberdayaan masyarakat di pelosok

Rp 0

terkumpul dari Rp 48.304.000
0% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 1 Dec 2018 oleh:

WHY?


Setelah diguncang rentetan gempa sejak akhir akhir Juli 2018, puing-puing rumah yang sudah rata dengan tanah hingga kini belum semuanya dapat kembali terbangun. Begitu juga dengan bangunan sekolah. Ekonomi masyarakat belum sepenuhnya berputar. Akses kesehatan terutama di pelosok masih menjadi persoalan utama apalagi berbulan-bulan tinggal di pengungsian.

71dfa5a8-de4e-4f60-8fdf-cf21e46740ed.jpg

Sejak masa tanggap darurat gempa Lombok, tim relawan CRAST telah melakukan beberapa program antara lain medical services yang didukung oleh para relawan tenaga medis, trauma healing terutama ditujukan untuk anak-anak, dan rekonstruksi beberapa fasilitas umum antara lain masjid/mushola darurat, TPQ, maupun shelter untuk pusat penyaluran bantuan. Para relawan dengan berbagai latar belakang tersebut masih mampu dan ingin bergerak untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan semangat.

Dua sisi di atas coba dipertemukan dalam program sederhana yang diharapkan memberikan dampak signifikan. Rekonstruksi Lombok masih jauh dari kata optimal. Namun kami percaya kebangkitan kembali bahkan terciptanya generasi yang lebih baik dimulai dari badan sehat dan jiwa yang kuat. Tercapainya tujuan tersebut dapat dimulai dengan pancaran energi positif dari kegiatan di setiap shelter SemangatLOMBOK.

------------------------ ------------------------


WHAT?

108c00c5-d7d2-4b2e-b154-d220af7c3616.jpg

>> Shelter
Optimalisasi fasilitas yang telah didirikan oleh berbagai pihak pada periode sebelumnya sebagai sentra pelaksanaan kegiatan. Selain itu di lokasi tertentu dimungkinkan ada konstruksi baru jika diperlukan. Pemilihan lokasi shelter dilakukan dengan berbagai pertimbangan terutama di pelosok. 

>> Edukasi

Pembuatan perpustakaan di setiap shelter dan pengiriman 2 kali setiap pekan. Saat ini rekonstruksi sekolah di Lombok belum semuanya rampung. Fokus dari para guru muda berprestasi ini pada bulan pertama adalah berbagi pengalaman, pengetahuan, dan menebar semangat akan pentingnya belajar serta bagaimana matematika, sains, dan berbagai mata pelajaran lain diaplikasikan di dalam kehidupan. Sisa waktu setiap pertemuan dan tahap berikutnya adalah kesempatan untuk pendampingan khusus terkait materi pelajaran di sekolah yang dikelompokkan sesuai dengan kelas.

adbfa389-38cf-40a1-a470-b69fd86c33c6.jpg

>> Medis
Dalam kondisi normal, akses kesehatan bagi masyarakat tidak mampu di pelosok masih menjadi salah satu persoalan. Tim medis tidak hanya akan memberikan pengobatan gratis, tetapi juga penyuluhan medis dan juga akan terlibat dalam program edukasi.

>> Agrikultur
Dengan tingkat kesuburan tanahnya, potensi agrikultur di Lombok dan secara khusus di beberapa lokasi shelter adalah salah satu keunggulan NTB namun belum dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat secara optimal. Program ini direncanakan sebagai implementasi pemberdayaan masyarakat serta mengajak adik-adik di lokasi shelter untuk praktek bercocok tanam.

>> Ngaji

Program ini adalah salah satu estafet nyata sejak PROJECT A dan B yaitu trauma healing. Program Ngaji akan dilakukan dengan pengiriman ustadz dua2 kali setiap pekan. Pada tahap awal akan disampaikan materi secara umum sebagai landasan untuk SemangatLOMBOK. Pada tahap berikutnya berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi spesifik setiap shelter akan mulai diberikan materi dengan program-program khusus misalnya bahasa arab, pelajaran terkait Al-Qur’an, dsb. 

>> Teknologi

Menurut KBBI, salah satu arti teknologi adalah “ilmu pengetahuan terapan”. Dengan landasan ilmu dari kegiatan Ngaji, badan sehat, teori dari kegiatan edukasi, serta pembinaan secara umum pada setiap shelter, tim relawan akan mendorong penerapan teknologi tepat guna yang mungkin akan berbeda pada setiap shelter terkait kondisi spesifik dan tantangan yang ada. Bisa jadi ada shelter yang akan membuat turbin angin, implementasi teknik pertanian tertentu, atau bahkan penelitian optimalisasi bambu untuk struktur tahan gempa, dsb.


------------------------ ------------------------

WHERE?

Pada tahap awal sejak peluncuran Shelter pertama Gelangsar pada 10 November 2018 hingga periode kerja relawan Q1 2019 (1 Jan - 31 Mar 2019) direncanakan total akan ada 4 shelter dengan potensi penambahan 3 shelter jika sumber daya yang ada melebihi ekspektasi.

1) Gelangsar (pilot project)

0b86bac1-a3d9-480e-8f91-8c4d44239e7a.jpg

Shelter Gelangsar telah dibuka sejak 10 November 2018 memanfaatkan mushola darurat yang kini juga sedang dalam tahap konstruksi setelah adanya donasi pembangunan mushola tersebut. Area ini berada di atas bukit jauh di bagian barat Lombok dan telah menjadi basis penyaluran bantuan CRAST selama masa tanggap darurat. Perpustakaan Gelangsar, program belajar, dan klinik medis kini sudah beroperasi dan memberikan dampak signifikan bagi warga.

2) Senggigi Bukit

9a0b7851-10ad-4636-ba20-22ee5c94c36b.jpg

TPQ Senggigi di bagian bukit dengan kerusakan cukup parah akibat gempa dan relatif jarang tersentuh bantuan. Perekonomian masyarakat menengah ke bawah dengan urgensi pendidikan terutama pembelajaran agama sangat tinggi terkait dengan potensi maupun dinamika yang ada. TPQ ini adalah salah satu penerima bantuan pada periode tanggap darurat CRAST dan saat ini masih memerlukan perbaikan bangunan serta dibukanya shelter untuk program berkesinambungan pendidikan, medis, dan pemberdayaan masyarakat. 

3) Sambelia

f59c4580-96da-4de1-b8ad-0d7adb49a9a8.jpg

Sambelia adalah kecamatan di ujung timur bagian utara Lombok yang menghadap ke Selat Alas yang dan Pulau Sumbawa di seberangnya. Sambelia mengalami kerusakan yang sangat parah akibat gempa terutama gempa 7SR pada 19 Agustus 2018. Selain itu epicenter berbagai gempa berada di sekitar Sambelia. Namun sejak masa tanggap hingga rekonstruksi darurat bantuan yang masuk ke Sambelia cenderung minim. Sambelia juga cukup luas mencakup berbagai dusun di pelosoknya. Akses medis dan tambahan pendidikan bagi anak-anak sangat diperlukan di tengah berbagai kondisi yang belum ideal saat ini.

4) Sembalun

6643f4f8-d2f1-4af5-8759-602baaad562b.jpg

Sembalun adalah kecamatan di dataran tinggi Gunung Rinjani tepatnya di Lombok Timur bagian utara. Kecamatan ini sangat terkenal sebagai daerah pertanian dengan pemandangan eksotis. Pasca gempa, berbagai persoalan masih melanda Sembalun terutama dari sisi pendidikan dan akses medis. Selain itu sumber daya pertanian yang ada di Sembalun belum benar-benar dapat-dapat membawa kesejahteraan yang secara konseptual juga belum meratanya akses bantuan pemberdayaan pertanian terutama di dusun-dusun terpencil.


------------------------

WHEN?

ae8b626c-e505-4b32-b8fd-3e20b7b06f65.jpg

Rencana kerja detail 3 bulan pertama dan rencana start-up shelter pertama program SemangatLOMBOK.


------------------------


WHO?

ac407576-fff1-40b7-9f21-43a9ff06adac.jpg



------------------------


HOW?

0508e15a-a5c8-4724-9b1d-e7f0b7b0b962.jpg5cda466d-be0d-4e90-a80b-039724344375.jpg5cda466d-be0d-4e90-a80b-039724344375.jpg

Kami telah mencoba membuka pendaftaran relawan pengajar yang akan diberikan kontrak komitmen untuk periode Q1 2019 dan salah satu syaratnya adalah menuliskan esai. Ketika membaca esai yang masuk, kami sadar betapa semangat dan passion untuk mengajar di pelosok banyak dimiliki oleh kawan-kawan kita di Lombok. Kami sadar bahwa yang diperlukan adalah konsep, tekad keras, dan kolaborasi dari kita semua.

813cddec-e323-489e-a871-719462e3003b.jpg


KEBUTUHAN PENDANAAN START-UP SEMANGAT LOMBOK & PERIODE 3 BULAN PERTAMA SETIAP SHELTER


A. Konstruksi, Sarana & Prasarana Lain

  1. Konstruksi Shelter Sambelia Rp 15.000.000,- (shelter lain sudah ada bangunan yang dibangun pada periode tanggap darurat atau recovery tahap awal)
  2. Perlengkapan dasar shelter (karpet, meja belajar, dsb) rata-rata Rp 1.000.000,- per shelter sehingga total diperlukan Rp 4.000.000,- untuk Gelangsar sudah teratasi.
  3. Pekerjaan air, saluran air, dan pompa untuk Gelangsar total Rp 4.800.000,-
  4. Rak buku dan alat-alat penunjang belajar/ngaji untuk Shelter Senggigi, Sambelia, Sembalun per shelter Rp 1.000.000,- x 4 = Rp 4.000.000,- untuk Gelangsar sudah teratasi
  5. Papan tulis dan perlengkapan belajar/ngaji Shelter Senggigi, Sambelia, Sembalun per shelter Rp 4.000.000,- x 4 = Rp 4.000.000,- untuk Gelangsar sudah teratasi

B. Operasional Klinik Medis

  1. Satu set obat-obatan sekali pengobatan dan operasional di satu shelter Rp1.750.000,- x 4 shelter x 3 = Rp21.000.000,- (dikurangi obat-obatan yang didonasikan oleh berbagai pihak antara lain IDI, berbagai NGO lain, dsb).
  2. Tambahan perlengkapan medis: alat tensi, alat USG manual, dsb untuk total Rp 2.500.000,- x 4 shelter = Rp10.000.000,-  (dikurangi peralatan yang didonasikan oleh berbagai pihak antara lain IDI, berbagai NGO lain, dsb).
  3. Pengadaan media penyuluhan kesehatan per shelter Rp500.000,- x 4 shelter = Rp2.000.000,-


C. Operasional Belajar/Ngaji

  1. Pengadaan buku untuk perpustakaan 100% dari program DONASI BUKU.
  2. Pengadaan buku materi belajar & ngaji untuk program belajar khusus per anak Rp100.000,- x 40 anak x 4 shelter = Rp16.000.000,-
  3. Tunjangan operasional pengajar/pembina shelter (baru akan diberikan saat shelter beroperasi penuh dengan jadwal tetap dan kurikulum) untuk transportasi, konsumsi, komitmen waktu. Setiap shelter ada 4 pengajar termasuk ustadz dengan operasional per orang per bulan Rp 300.000,- x 16 orang = Rp4.800.000,-. 
  4. ATK dan material consumable setiap shelter per bulan Rp 100.000,- x 4 shelter bulan Rp1.200.000,-
  5. Pemberdayaan masyarakat => Dimulai dari dana penjualan merchandise, kontribusi warga, maupun jalur pendanaan lain.



KEBUTUHAN BIAYA TOTAL Rp 82.000.000,-

Telah terealisasi (dari kas CRAST, donasi yang telah masuk, bantuan berupa barang yang dibutuhkan, dll):

  • Poin A2, A4 & A5 untuk Gelangsar
  • 42% dari B1
  • 12% dari B2
  • C1 tidak diperlukan donasi uang
  • 27% dari C2
  • 22% dari C3
  • 25% dari C4

Sehingga keperluan dana untuk konstruksi, start-up dan operasional 3 shelter sebesar Rp 48.304.000,-



Apabila terdapat kelebihan dana dengan berbagai saluran yang kami buka, akan digunakan untuk pembukaan tiga shelter tambahan di Kecamatan Bayan, Wanasaba, dan Pringgabaya. Selain itu terdapat tambahan 5 shelter lagi yang sedang feasibility study terutama dari kesiapan pengelolaan.

Laporan keuangan akan dipublikasikan secara berkala di www.semangatlombok.org

-------------

Lihat pendiri, pengelola, dan relawan program SemangatLOMBOK KLIK DISINI.

Tim Semangat Lombok terdiri anak muda dari berbagai bidang mulai dari medis, engineering berbagai bidang, pertanian, dsb.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 0

Belum ada donatur untuk campaign ini
Jadilah donatur pertama!

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?