Kitabisa! - SELAMATKAN BAYI INDONESIA

SELAMATKAN BAYI INDONESIA

SELAMATKAN BAYI INDONESIA
Tiap jam, 8–10 bayi prematur meninggal dunia. Indonesia termasuk 5 negara dgn jumlah kelahiran prematur terbanyak di dunia. Ayo selamatkan bayi Indonesia !

Rp 49.835.949

terkumpul dari Rp 100.000.000
50% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 8 Jun 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Banyaknya kasus kelahiran bayi prematur di Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam angka kematian bayi di Indonesia. Setiap jam, terdapat 8 – 10 bayi baru lahir prematur meninggal dunia, artinya ada 200 bayi yang meninggal setiap harinya. Dengan ini, Indonesia menempati urutan ke-5 sebagai negara dengan jumlah kelahiran prematur terbanyak di dunia.

Komunitas Dokter Anak Peduli Bayi Indonesia tergerak bekerja sama dengan Insan Bumi Mandiri untuk membuat sebuah gerakan "Selamatkan Bayi Indonesia".

Dari sekian banyak kasus kelahiran bayi prematur ini, salah satunya dialami oleh bayi dari Ibu SH. Bayi SH, lahir prematur 8 bulan dengan berat badan 1.75 kg, jauh di bawah berat bayi pada umumnya. Kondisinya diperparah dengan Sindrom Gawat Nafas ( Respiratory Distress Syndrome) / Penyakit Membran Hialin. Saat ini usia sang bayi sudah mencapai 12 hari. Selama 5 hari awal, sang bayi sempat memakai alat bantu nafas ventilator. Meskipun saat ini kondisi bayi SH sudah melalui masa kritisnya, namun untuk memperbaiki prematuritasnya masih membutuhkan perawatan yang cukup panjang.

3e2179f87e5ed13076517b8b2851a2cc12dc4a3c


dr. Irman Permana,SpA,M.Kes salah satu anggota Komunitas Dokter Anak Peduli Bayi Indonesia memaparkan, selain kondisi kelahiran prematur bayi, hal yang lebih memilukan yakni banyak di antara keluarga bayi prematur ini berasal dari kalangan menengah ke bawah yang sebagian besar tidak memiliki BPJS maupun asuransi kesehatan lainnya. Padahal, biaya ICU anak mencapai 2 - 3 kali lipat biaya ICU dewasa.

2e42ee29d94630face8013d354a71265a26e1a0c


Pada akhirnya kelangsungan hidup bayilah yang dipertaruhkan. Dengan kondisi ekonomi seperti ini, membuat orangtua sulit untuk melanjutkan perawatan anak di Ruang Intensif Neonatus di rumah sakit, seperti yang dialami oleh bayi Ibu SH.

Mari kita selamatkan bayi Indonesia


Insan Bumi Mandiri

SMS/ WA Konfirmasi 0812 214 5114

jl. Subang no. 59

Bandung

Telp. (022) 205 251 84


6c5272a795f3c56524c6622ad164ef37c3e593ec

Foto: Komunitas Dokter Anak Peduli Bayi Indonesia

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 371

  • Rp. 5.000.000
    Sultan Kalanhka
  • Rp. 2.000.000
    marini natalia

    Semoga nicu indonesia lebi

  • Rp. 2.000.000
    Anonim

    Tuhan Berkati

  • Rp. 1.991.880
    Anonim
  • Rp. 1.260.463
    Anonim
  • Rp. 1.000.893
    Anonim
  • Rp. 1.000.783
    Anonim

    Ayo Selamatkan Generasi Penerus Bangsa,Bersama Kita Bisa

  • Rp. 1.000.651
    Anonim
  • Rp. 1.000.494
    kikid rucira
  • Rp. 1.000.479
    Anonim

    Semoga Bermanfaat

SHOW MORE
  • Rp. 20.041
    Anonim
  • Rp. 200.287
    Anonim
  • Rp. 50.460
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Anonim

    Semoga bermanfaat

  • Rp. 20.000
    Andi Wibowo
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 150.533
    Anonim

    Love you babies. Get well soon

  • Rp. 20.000
    Anonim
  • Rp. 5.000
    Zidney
  • Rp. 20.000
    Anonim
SHOW MORE
Insan Bumi Mandiri 24 May 2019

Pencairan Dana Rp 453.895

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Pemeriksaan ke Dokter

Insan Bumi Mandiri 14 May 2019

Pencairan Dana Rp 2.448.839

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Pemeriksaan ke Dokter

Insan Bumi Mandiri 2 Apr 2019

Pencairan Dana Rp 436.583

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Pemeriksaan ke Dokter

Insan Bumi Mandiri 1 Mar 2019

Update 14 - KINI BAYI WIZAR DAPAT TERSELAMATKAN

Halo Semuanya!

Namaku Wizar Purnama. Aku lahir bulan Februari 2018 dengan keadaan tanpa anus. Aku pernah mengalami masa-masa kritis di ruang NICU RSHS Bandung. Kata ibu, jantungku sempat berhenti sebanyak 3 kali dan trombositku turun drastis sampai 2000.

Alhamdulillah Allah masih menginginkanku untuk tetap hidup. Trombositku tiba-tiba naik dan kembali normal. Dokter pun akhirnya melakukan operasi pertama. Operasi pembuatan anus dan pemasangan alat bantu makan.

Menurut diagnosa dokter, aku mempunyai penyakit penyempitan esofagus, laringmalasia, serebalvalsi, dan epilepsi. Penyempitan esofagus ini membuatku susah untuk makan. Aku sering tersedak dahak sendiri.

6b8ea59b-d401-48d2-8dbc-7dea27d6dc71.jpg

6270664f-fdee-4b8b-a431-313f58d97c26.jpg

Alhamdulillah ada bantuan nebulizer composer dan suction pump portable dari Sahabat. Obat cair yang seharusnya aku makan diubah menjadi gas oleh nebulizer composer. Selain itu, dahak yang sering membuatku tersedak pun dapat dikeluarkan menggunakan suction pump portabel.

--

Terima kasih Sahabat, atas bantuan Anda kini Wizar dapat terbantu. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat-lipat.

Mari bantu selamatkan bayi Indonesia lainnya.

Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago Barat No.25, Antapani, Bandung

SMS/WA Konfirmasi:

0813 2460 7225

Insan Bumi Mandiri 22 Feb 2019

Pencairan Dana Rp 303.811

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Donasi digunakan untuk Pemeriksaan Sahabat juga bisa membantu saudara-saudara kita di pedalaman lainnya melalui web kami: dan instagram: @insanbumimandiri

Insan Bumi Mandiri 31 Dec 2018

Update 12 - BANTU BATITA SEMBUH DARI TUMOR LEHER

Terima kasih kepada Sahabat Pedalaman yang telah membantu bayi-bayi di Indonesia. Semoga Allah memberkahi rezeki Sahabat.

Kali ini Insan Bumi Mandiri mendapati kabar dari adik kita yaitu Batita Purnamasari.

Batita mengalami tumor pada lehernya. Ia telah melakukan pemeriksaan dan rontgen yang ke-4 kalinya. Saat ini, Batita didampingi kedua orangtuanya sedang menunggu jadwal tindakan operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

0dc25671-7a40-4633-92af-a5f971edc133.jpg

Batita mempunyai BPJS untuk biaya pengobatan dan pemeriksaan. Namun, kedua orangtuanya masih membutuhkan biaya untuk kebutuhan pengobatan lainnya yang tidak ditanggung dari BPJS.

Mari kita bantu Batita supaya dapat sembuh dan penyakit tumor yang dialaminya.

Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung

SMS/WA Konfirmasi:

0813 2460 7225

Insan Bumi Mandiri 28 Dec 2018

Pencairan Dana Rp 513.611

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Donasi digunakan untuk Pemeriksaan ke Dokter. Sahabat juga bisa membantu saudara-saudara kita di pedalaman lainnya melalui web kami: www.insanbumimandiri.org dan instagram: @insanbumimandiri

Insan Bumi Mandiri 7 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 600.062

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Donasi digunakan untuk Pemeriksaan ke Dokter. Sahabat juga bisa membantu saudara-saudara kita di pedalaman lainnya melalui web kami: www.insanbumimandiri.org dan instagram: @insanbumimandiri

Insan Bumi Mandiri 14 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 590.299

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Pemeriksaan kedokter

Insan Bumi Mandiri 10 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 705.568

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Pemeriksaan ke dokter

Insan Bumi Mandiri 7 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 479.217

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Rencana penggunaan dana: Biaya pengobatan

Insan Bumi Mandiri 31 Jul 2018

Update 6 - INNALILLAHI, RADEYA MENINGGAL DUNIA

Innalillahi, Radeya meninggal dunia pada Selasa (24/07/18) tengah malam di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Kamis (21/06/18), beberapa hari setelah kelahiran dilakukan kontrol pertama di Rumah Sakit Ebah Majalaya, Bandung. Ia didiagnosa tidak memiliki anus. Dokter menyarankan Radeya untuk dibawa ke RSHS supaya mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah diperiksa di RSHS, dokter mengatakan bahwa selain di diagnosa tidak memiliki anus, muncul penyakit-penyakit baru yang menyerang Radeya seperti infeksi darah, kebocoran jantung, dan gangguan paru-paru. Hal tersebut terjadi karena ia terlambat mendapatkan penanganan oleh dokter, sehingga kotoran yang seharusnya dibuang ke anus menjadi menyebar ke organ lainnya dan mengakibatkan infeksi.

fd81d6289841bcfa228df010f06168f4a8890576

Rabu (27/06/18), Radeya melakukan operasi pertama untuk dibuatkan saluran pembuangan (anus) sementara. Beberapa kali, kondisi Radeya sempat mengalami masa kritis. Setelah dilakukan rontgen, hasilnya menunjukkan ia mengalami penyakit sepsis, pneumonia, dan down syndrome.

Kini, Radeya telah menghembuskan nafas terakhirnya. Sesaat sebelum meninggal, ia mengalami penurunan trombosit secara drastis.

Relawan Insan Bumi Mandiri telah menyalurkan donasi yang terhimpun kepada ibu kandung Radeya.

6fce44d223709e3f51326615426f099924dee46b

Mari kita doakan agar Radeya mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah serta keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kepergiannya.


Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84


Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung


SMS/WA Konfirmasi:

0812 2145 114

Insan Bumi Mandiri 26 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 1.082.858

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Biaya pengobatan dan operasi bayi

Insan Bumi Mandiri 12 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 388.300

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Bantuan operasi bayi

Insan Bumi Mandiri 23 May 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 173.038

Ke rekening Bank Syariah Mandiri *** *** 6008 a/n YAYASAN INSAN BUMI MANDIRI

Pengobatan bayi prematur

Insan Bumi Mandiri 14 Mar 2018

Update 2 - BAYI PREMATUR RANI & DINI TELAH DISELAMATKAN

Bantuan kesehatan yang disalurkan kali ini yaitu pembelian kantung kanguru. Kantung kanguru telah diberikan kepada pasien-pasien RSHS Bandung yakni Rani Romadoni dan Dini Yulia. Keduanya memiliki bayi yang lahir prematur dengan berat badan di bawah normal. Dengan adanya kantung kanguru, mereka dapat melakukan metode Perawatan Metode Kanguru (PMK) sehingga bayinya dapat diselamatkan.

PMK merupakan suatu metode untuk bayi berat lahir rendah atau kelahiran prematur. Metode ini dapat dilakukan dengan cara kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu (skin-to-skin contact) di mana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi. Metode ini dapat mempermudah pemberian ASI, sehingga meningkatkan lama dan jumlah pemberian ASI pada bayi.

c4a1670fb1e1c9f40fec4bd4ae97abefeeb5e3de


769eba79bbfc7ecfc8ddaf0dbaaead69297dfa60

(Rani dan Dini tengah melakukan Perawatan Metode Kanguru)

Jazakumullah khairan katsiran kepada donatur yang telah membantu penyelamatan bayi-bayi Indonesia. Semoga Allah memudahkan segala urusan donatur. Mari kita bantu selamatkan bayi Indonesia yang lainnya.


Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung


SMS/WA Konfirmasi:

0812 2145 114

Insan Bumi Mandiri 8 Jan 2018

Update 1 - BAYI PREMATUR NURMAYANTI TELAH DISELAMATKAN

Bayi Bu Nurmayanti mengalami kegawatan level 2-3yakni perbatasan antara level sedang dan berat. Bayi ini mengalami masalah komplikasi sehingga perlu dirawat di High Care Unitdi salah satu rumah sakit di Bandung. Bayi diberikan bantuan alat napas CPAP dengan diagnosis Sepsis Neontorum (infeksi berat pada bayi), respiratory distress (sesak napas), dan hipoglikemia persisten (kekurangan glukosa berat dan menetap). Bayi lahir dengan operasi secar dan kondisinya belum memiliki kartu BPJS atau jaminan sosial lainnya.

1a1cc1156c2a2e8d4c1a18c9ffb7adb5d55342a0

Bayi Bu Nurmayanti sedang dirawat oleh petugas medis rumah sakit

Bayi Bu Nurmayanti memerlukan alat PICC (jalur infus untukbayi kecil atau bayi yang memerlukan perawatan lama dan intensif) guna memenuhi kebutuhan cairan, obat-obatan, dan zat nutrisi lainnya.

Alhamdulillah setelah diberikan penanganan dan diberikan alat yang diperlukan, kondisi bayi Bu Nurmayanti semakin membaik. Nutrisi yang dimasukkan lewat alat PICC bisa masuk seluruhnya dan kini bayi sudah mulai minum lewat mulut secara bertahap.

9a1ad9c8cdc06bc2807bfea56eb9ffd9df301f3a

Bayi Bu Nurmayanti setelah kondisinya membaik

Campaign “Selamatkan Bayi Indonesia “ menjamin dan memastikan bahwa penyaluran bantuan tetap memprioritaskan keluarga kurang mampu dan atau belum ada jaminan sosial dari lembaga manapun.

Satu bayi telah berhasil dibantu dan diselamatkan. Mari kita bantu lebih banyak bayi yang memerlukan bantuan sehingga generasi muda Indonesia bisa terselamatkan.

Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung

Kantor Cabang Insan Bumi Mandiri NTT
Mekar Indah RT.001/RW.006 Kelurahan Kalabahi Timur
Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur

SMS/WA Konfirmasi:
0812 2145 114


Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung SELAMATKAN BAYI INDONESIA :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?