Kitabisa! - Feri Ingin Sembuh

Feri Ingin Sembuh

Feri Ingin Sembuh
Feri mengalami kelumpuhan semenjak balita dan hingga saat ini belum mendapat bantuan dari pemerintah. Mari tolong Feri mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Rp 25.350

terkumpul dari Rp 100.000.000
0% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 3 Feb 2018 oleh:

Salam Adhitiya Karya Mahatva Yodha, Salam Kesejahteraan Sosial.

Beberapa waktu yang lalu, kami dari Karang Taruna Citamiang Sukabumi dan Alumni Smansa 98 Berbagi, memberikan santunan kepada beberapa warga miskin (PMKS / Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) di sukabumi.

9d66d2c6dddcdedf34b6cc3eed281557d5edd46f

Dalam perjalanan kami membagikan santunan tersebut, banyak kami temui warga-warga yang kondisi kehidupannya sangat memprihatinkan, baik secara kesehatan maupun ekonomi.

Salah satunya adalah Feri (25 tahun), warga Kampung Baru RT 5/4, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sedang sangat membutuhkan uluran tangan kita.

918bfe5b5a89a32528ee91978492de456b603eaf

Menurut penuturan Komariah (45), ibu kandung Feri, pemuda kelahiran 1992 tersebut dari kecil diduga mengidap penyakit polio. Sehingga, kedua kaki dan tubuhnya mengecil.

Feri tinggal bersama ibu kandung dan adiknya. Meski berada di atap rumah yang sama. Namun, karena penyakit yang dideritanya itu pihak keluarga sengaja membuatkan bangunan khusus untuk Feri dengan ukuran 2X2 meter di samping rumahnya.

11aab4ce6f2d530cc0126b06381a647cbc685735

e686b02f2f655afb8bcba4cc266627da17929db8

72fe5c449a6bd90dea27d84002834b14f2e9bfff

Di bangunan itu, Feri tidur tanpa menggunakan karpet ataupun kasur.

“Ya, terpaksa anak saya ini dipisahkan tempat tinggalnya karena tidak memakai popok, jadi kalau buang air besar dan kecil tidak menimbulkan bau tidak sedap,” kata Komariah saat disambangi dikediamannya, minggu(7/1).

Ibu empat anak itu menuturkan, dirinya belum pernah membawa Feri untuk berobat. Karena keterbatasan biaya.

“Keluargapun sudah berusaha mengajukan kepada pemerintah terkait, tetapi hingga saat ini belum kunjung ada bantuan pengobatan maupun yang lainnya,”ungkapnya.

Kendati, beberapa waktu terakhir ini diakui Komariah, banyak yang datang melihat kondisi anaknya. Ditanya apakah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau tidak? Ia menjawab, anggota keluarganya tidak ada yang mendapatkan kartu tersebut. Sehingga untuk pengobatan harus merogok uang dari saku sendiri.

“Kalau punya KIS atau yang lainnya udah pasti anak saya diobati,” akunya.
Masih menurut Komariah, waktu kecil anaknya pernah dibawa ke posyandu. “Waktu itu, katanya anak saya mengidap polio, dari sejak itu belum lagi diobati. Jadi saya belum tau penyakitnya apa,” tuturnya.

Komariah meminta pemerintah, dapat memberi bantuan untuk pengobatan anaknya tersebut. “Mudah-mudahan ke depan pemerintah mau mendengar harapan saya untuk membantu pengobatan anak saya ini,” harapnya.

4b4391fb87fdea6c160dba190af3d78eb0d062c1

Sementara itu, Ketua RT 5/4 Kampung Baru, Titin Susanti menjelaskan, dirinya sudah lama berusaha mengajukan kepada pemerintah setempat. Tapi, belum ada tanggapan serius. “Dari kelurahan sempat ada yang datang untuk melihat kondisi Feri, tapi sampai sekarang belum ada bantuan,” singkatnya.

Berita lengkap mengenai Feri yang mengidap penyakit polio, dapat dilihat di https://radarsukabumi.com/2018/01/08/terbaring-puluhan-tahun-warga-citamiang-butuh-bantuan/

Pertanyaan dan Informasi seputar penggalangan dana ini, dapat menghubungi :

– Koes Kuswara (Ketua Karang Taruna Citamiang) Telp.081385858826 / Facebook : Koes Kuswara


Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 1

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?