Kitabisa! - Bangun Pesantren di Parungpanjang

Bangun Pesantren di Parungpanjang

Bangun Pesantren di Parungpanjang
Saya tidak mau kalau cuma orang kaya yang mendapatkan pendidikan bagus. Saya memilih membantu masyarakat kelas menengah ke bawah, dengan membangun pesantren.

Rp 6.609.803

terkumpul dari Rp 150.000.000
4% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 7 Feb 2019 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Adalah Ustadz Taju Subki Lc (33 tahun), pria lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, jurusan Syariah Islamiyah.

“Saya ke Kairo tahun 2004. Pulang ke Indonesia tahun 2009. Teman alumnus Al-Azhar juga ada di sini (Bogor). Ada tiga orang. Mereka sudah mengajar di tempat-tempat yang mapan, elit. Sedangkan saya, tidak mau kalau cuma orang-orang kaya yang bisa mendapatkan pendidikan bagus. Saya memilih membantu masyarakat kelas menengah ke bawah,” tutur Ustadz Subki.

Ustadz Subki memiliki tekad, keinginan yang kuat untuk membantu masyarakat desa memperoleh pendidikan yang baik, khususnya di bidang keagamaan. Maka itu, Ustadz Subki mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren.

Di atas tanah wakaf dengan luas 230 meter persegi, Ustadz Subki mendirikan Pondok Pesantren Riyadhut Tafsir. Beralamat di Kampung Kabasiran Rabak, Rt 04/01, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

33106abe-b0cf-4807-ae61-f0b936d0dff5.jpg

Pengasuh Pesantren Riyadhut Tafsir, Ustadz Taju Subki, Lc.

Ustadz kelahiran Bogor ini menceritakan, pembangunan pesantren baru dimulai pada tahun 2017. Sebelumnya, dari tahun 2015, aktivitas mengaji para santri masih dari rumah ke rumah.

Adapun jumlah santri yaitu 30 santri, yang berasal dari wilayah sekitar Parungpanjang. Ada beberapa santri berasal dari Tangerang, karena daerah Parungpanjang berbatasan dengan Tangerang.

“Untuk sementara belum ada santri yang bermukim di pondok, karena memang pondok masih dalam tahap pembangunan. Usia santri umur 10 sampai 15 tahun. Tapi, ada juga yang sudah berkeluarga ikut mengaji,” jelasnya, saat Tim NU Care melakukan wawancara.

Ustadz Subki menjelaskan bahwa selain mengaji, para santri pun dilatih agar bisa melakukan usaha di bidang ekonomi.

e7ac58de-ab09-4049-a71d-d57965324584.jpg

Pengasuh dan santri di Pesantren Riyadhut Tafsir.

Insya Allah nanti akan ada peternakan ikan dan ayam kampung, supaya santri tidak mengandalkan kiriman dari orangtua. Kemudian untuk guru ngaji, memang belum ada yang mendapat honor. Semuanya sukarela. Termasuk pembangunan sementara pesantren ini, adalah hasil swadaya masyarakat,” katanya.

Saat ini, lanjut Ustadz Subki, pembangunan baru mencapai 20%, dan sudah menghabiskan biaya sekitar Rp24.000.000,- dengan biaya murni gotong-royong warga setempat. Untuk merampungkan pembangunan tersebut, membutuhkan biaya sebesar Rp120.000.000,-

88a68125-ecd4-43d7-a87f-6ed59f0231dc.jpg

Proses pembangunan pesantren

“Saya yakin, pesantren ini juga didambakan oleh masyarakat di Parungpanjang ini. Saya sangat memohon kepada saudara-saudara semua untuk membantu membangun Pondok ini. Insya Allah keberkahan menyertai kita semua,” harap Ustadz Subki.

Dalam upaya mencetak generasi yang tangguh, bersahaja, dan berkakhlakul karimah, mari bantu Ustadz Subki membangun membangun Pondok Pesantren Riyadhut Tafsir di Parungpanjang.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 54

SHOW MORE
SHOW MORE
NU CARE-LAZISNU 18 May 2019

Pencairan Dana Rp 6.274.471

Ke rekening BCA ** *** 1926 a/n YAY LEMBAGA AMIL ZAKAT I

Rencana penggunaan dana: Hasil donasi akan langsung disalurkan kepada penerima manfaat, yaitu Ustadz Taju Subki, pengasuh Pesantren di Terima kasih kami ucapkan kepada para Semoga Allah Swt membalas-melipatgandakan kebaikan saudara

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?