Kitabisa! - Pembangunan Masjid Al-Huffadz, Ds Muntei -Mentawai

Pembangunan Masjid Al-Huffadz, Ds Muntei -Mentawai

Pembangunan Masjid Al-Huffadz, Ds Muntei -Mentawai
12 tahun sudah dan lebih dari 30KK para Mualaf di Desa Munte Kab. Mentawai-Sumatera Barat tidak memiliki Masjid. Kami merindukan sujud ditempat yang layak.

Rp 1.590.476

terkumpul dari Rp 130.000.000
1% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 13 Jul 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Ketika Dakwah Harus Berbalik Arah

Hari ini (19/7/2017), saya beserta seorang teman (Bang Cris) dari Rumah Infaq berangkat ke Madobag dari Desa Muara Siberut, Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, bersama seorang Dai yang kebetulan harus segera tugas kembali setelah melepas kangen ketemu istri dan anak di Muara Siberut. Tak tanggung-tanggung memang, dai Lazis PLN ini, bisa tidak ketemu keluarga selama 1 pekan selama berdakwah di tengah kaum muslimin Madobag.

Jarak dari Desa Muara Siberut ke Desa Madobag kurang lebih 17 Km. Kalau ditaksir, paling lama 1 jam perjalanan jalan 'biasa'. "Tapi, justru inilah tantangan dakwah di Pedalaman Mentawai", seru Ustadz Mas'ud, dai yang membersamai kami. "Sangat jarang sekali, orang mau ke Madobag melintasi jalan 'darat' yang akan kita lalui nanti. Paling mereka sewa pompong (sejenis sampan tapi pakai mesin) untuk membawa mereka kesana", tandas beliau.

"Kalau Ustadz Mas'ud, koq bisa sanggup? (tanya Bang Cris)
"Inilah jalan dakwah Ustadz, memang harus dilalui. Saya membayangkan, masyarakat muslim Madobag tanpa pembinaan, mau dibawa kemana generasi selanjutnya?" (Yang dipanggil Ustadz mesam-mesem) salut!

Jarak yang hanya 17 Km ini, harus ditempuh selama 2 jam perjalanan memakai motor yang sudah di modifikasi. Info ini kami dapatkan dari masyarakat Muara, nama lain Desa Muara Siberut. (Bandingkan dengan waktu yg digunakan memakai pompong yang 4 jam). Tentunya, waktu tempuh inipun, adalah milik orang Mentawai saja, sedangkan 'orang luar' seperti kami, sudah pasti meleset. Hehe

Tepat jam 09.50 Wib kami memulai perjalanan dari tempat kami menginap di Penginapan 'Berkah' di Muara, (tepat di depannya ada lapangan sepak bola yang lagi di urug). Dengan mengendarai 2 motor modif, satu motor pertama dinaiki saya dan Bang Cris (karena Bang Cris adalah orang yang dituakan karena badannya Gede, maka beliaulah yang meng handle kemudi alias yang bawa motor), satu motor lainnya di isi ustadz Mas'ud beserta sembako untuk kehidupan selama seminggu berdakwah dan juga makanan yang mau dibagikan kepada anak-anak ngaji beliau.

f3c4a5459bad8321302c008424303646d57ecbe0

Kondisi medan yang ditempuh.

Awalnya, perjalanan begitu enak dinikmati, jalan yang dilalui masih di aspal, didukung oleh udara yang sejuk dan tidak begitu terik dan ditemani kicau burung dari dahan pohon yang berjejer di pinggir jalan yang kami lalui. Sekitar 30 menit perjalanan ke Utara, mulailah tantangan itu harus dilewati. Jalan hanya berupa 2 papan yang kelihatan mulai lapuk, yang dipasang sejajar, yang kanan-kirinya rawa yang berwarna hitam pekat. Salah sedikit saja, sudah pasti terperosok ke dalam kubangan lumpur yang dalam. 15 menit kemudian, barulah papan yang kami lalui kelihatan baru dan gagah, terlihat dari warnanya yang terang.

Tidak selesai disitu, 10 menit kemudian, jalan papan yang kini dilalui begitu licin karena hujan yang datang tanpa pamit. Mesti harus extra hati-hati. Ada 17 kali kami terperosok atau jatuh akibat papan yang licin. Bang Cris yang berada di depan, sering kali meringis kesakitan karena dadanya terantuk stang motor atau tulang kering bagian kaki kena bagian motor atau kayu penyangga papan atau jatuh terduduk di tanah dengan motor terpelanting ke samping. (Kalau yang dibonceng di belakang pun demikian, hanya berusaha tegar. Hahaha). Tak terhitung, berapa kali kami harus istirhat untuk mengumpulkan tenaga kembali karena harus dorong atau angkat motor dari kubangan lumpur yang dalam.

Puncaknya adalah, ketika motor yang kami kendarai harus terjebak di kubangan lumpur setinggi ban motor bebek yang kami bawa. Beberapa kali kami dorong, motorpun tak bergerak sedikitpun. Sampai akhirnya Ustadz Mas'ud menghampiri dan turut menarik motor itu. berhasil. Kita berhenti sejenak, sambil menghabiskan perbekalan yang kami siapkan, guna mengembalikan energi yang terkuras. Setelah rehat, kami melanjutkan perjalanan, tapi motor yang dikendarai Bang Cris dan saya tak kunjung nyala, berkali-kali diusahakan, tetap sia-sia. Motor mogok, Hujan pun semakin deras. Berteduh di saung petani adalah satu-satunya pilihan.

Setelah menimbang-nimbang, kami pun memutuskan untuk dibantu sama pemuda pemilik lahan untuk mendorong motor sampai ke bengkel selanjutnya. Dan kamipun balik kanan arah Muara setelah motor kembali berhasil 'meraung' sekaligus berpisah dengan Ustadz Mas'ud yang tetap melanjutkan kembali perjalanan ke Desa
Madobag untuk berdakwah.

Umat muslim di Desa Muntei yang berjumlah 30KK, sudah 15 tahun lebih sejak berislamnya mereka, merindukan untuk memilki masjid, jarak masjid yang terdekat adalah sejauh 5 km.

Saat ini masyarakat telah memiliki tanah seluas 300m persegi, yang diwakafkan untuk pembangunan ini, hanya saja kondisi perekonomian mereka tidak memungkinkan untuk membiayai pembangunan masjid ini. Walaupun ummat nasrani juga sama-sama membantu kelancaran prosesnya. Ini adalah saatnya untuk kita membantu mereka mewujudkannya

Rumah Infaq

Doa bersama dalam Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Huffadz di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat.

Peletakan batu pertama telah dilaksanakan Ahad, 16 April 2017 dihadiri oleh tokoh agama islam, tokoh agama kristen katolik, tokoh adat, tetua desa, perangkat desa dan masyarakat umum lainnya, baik dari pihak muslim maupun non-muslim

“Ya Allah, Ya Rabbi, jadikanlah Desa Muntei ini desa yang diberkahi oleh-Mu. Desa yang senantiasa diberi petunjuk oleh-Mu. Jadikanlah masyarakatnya aman, damai dan selalu mendekatkan diri kepada-Mu, apalagi setelah adanya Masjid Al-Huffadz ini kelak”, do’a Ustadz Ramli MR di akhir acara peletakan batu pertama Masjid Al-Huffadz di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat. (Sy)


Konfirmasi Infaq : WA 0812 9599 9191 (Ustadz Yusman) Call Center 021 2908 6777

Fanspage : https://www.facebook.com/RumahInfaqIndonesia/

IG : Rumah Infaq

www.ppmrumahinfaq.com

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 9

Rumah Infaq 6 Oct 2017

Update 5 - Cor lantai 1 & Pasang Plat Lt. 2 On Proses

Progres Masjid Al-Huffadz Mentawai

Assalamu'alaikum Para Muhsinin

Alhamdulillah, pengecoran pondasi dan semua tiang kolom lantai 1 sudah selesai. Sekarang sedang pengecoran lantai 1, pengerjaan Balok Slof lantai 2, pemasangan bekisting dan Plat lantai 2.

Ayo sahabat, Kita bantu saudara kita para Mualaf di Mentawai agar mereka memiliki Masjid. Infaq berapa saja boleh yang penting Ikhlas. Total dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 697.000.000. Infaq bisa ditransfer ke Bank: Muamalat: 496 0000 932 Mandiri: 156 001 123 94 17 BCA: 842 062 772 7 BRI: 044 401 000 609 305 An. Yayasan Rumah Infaq

Untuk informasi dan Konfirmasi Infaq, hubungi Rumah Infaq di (021) 2908 6777 atau WA Ustadz Yusman di 0812 9599 9191. Keistimewaan membangun Masjid, Rasulullah Saw bersabda: "Barang siapa membangun Masjid karena Allah, niscaya Allah akan membangun Istana untuknya di Surga".(HR. Bukhari dan Muslim).

Mohon sebarkan....

ccf6db168b83c85914ce06e3cf3003c32ed74d2d

Rumah Infaq 3 Oct 2017

Update 4 - Cor Tiang & Pondasi Masjid Al-Huffadz Selesai

Assalamu 'alaikum Sahabat Muhsinin yang berbahagia

Alhamdulillah, beberapa hari yang lalu, tiang dan pondasi Masjid Al-Huffadz sudah selesai dikerjakan.

4432fb65c90f5f501cf58bfd8bfb1d7018c5ff79

f13ce08439a7a62d507e3fd35a8667851c0b78d3

846a8c0aa52f7859aa8a7511494c6196c483e063

731c6985c0446433a37bf603e25356d1739abcca

8690f8fe0cfd8bfe40f3150340a0fd876ebfe12a

Sahabat, mari dukung terus kami menghadirkan masjid sebagai pusat pembinaan bagi masyarakat muslim dan mualaf Desa Muntei, Siberut Selatan, Mentawai, Sumatera Barat.

Rumah Infaq 22 Sep 2017

Update 3 - Pondasi Masjid Al-Huffadz mulai dikerjakan

Assalamu 'alaikum Sahabat Muhsinin yang berbahagia

Beberapa hari yang lalu, pondasi Masjid Al-Huffadz mulai dikerjakan. Hal pertama ysng dilakukan adalah merangkai besin pondasi yang sudah digali lobangnya, dilanjutkan dengan pengecoran. Bang Aziz sebagai pengawas pembangunan di sana terus menggenjot pengerjaan pembangunan Masjid meski di Mentawai saat ini lebih sering hujan, sehingga agak mengganggu proses pengerjaan Masjid Al-Huffadz.

Sahabat, mari dukung terus kami menghadirkan masjid sebagai pusat pembinaan bagi masyarakat muslim dan mualaf Desa Muntei, Siberut Selatan, Mentawai, Sumatera Barat.


13ecb5833bc13d7b91ab56e6281076e59641d7b6

cba4a2345d8cdcb38a030781a775df3f008a7ce1

Rumah Infaq 31 Aug 2017

Update 2 - SEBAGIAN MATERIAL SUDAH MENDARAT.

Selamat Pagi wahai muhsinin yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah 'Azza wa Jalla.

Alhamdulillah beberapa material sudah sampai di lokasi pembangunan Masjid Al-Huffaz, Mentawai

2d6c575e43207db9c8604e21ce3102d190f3b273

5019844b3b50805ab333d7a6b908bab8a87015e2

ceabd0b446ab39c158caba21e5feebe96582b188

a284f71b3a19850fea8d1b5f5b743adfedc11f68

Rumah Infaq 28 Aug 2017

Update 1 - DAKWAH INI KAMI LANJUTKAN!

Alhamdulillah

Setelah melewati banyak sekali ujian dan rintangan, Alhamdulillah Tim Rumah Infaq membersamai kontraktor PT Jahada Mandiri telah sampai di lokasi pembangunan Desa Muntei Kec. Siberut Selatan – Sumatera Barat ter tanggal 27/8/2017.

ce2cb7feac2e279d2af7a12948dee32a9fbee196

Kami harapkan seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia untuk memantau serta mendukung Pembangunan Masjid Al-Huffaz agar berjalan dengan baik sampai Peresmian nantinya.


Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?