Kitabisa! - #KadoPahlawan - Ibu Jumilah

#KadoPahlawan - Ibu Jumilah

#KadoPahlawan - Ibu Jumilah
Sadarkah kamu begitu banyak pahlawan yang ada di sekitar kita? Beberapa di antaranya adalah mereka yang masih perlu uluran tangan kita untuk mewujudkan citanya.

Rp 5.537.365

terkumpul dari Rp 3.500.000
158% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 19 Oct 2015 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

7b129fd716a8c53c0797bc49da79b361f9808164

Ibu Jumilah, wanita paruh baya berumur 40 tahunan ini selama hidupnya telah dihabiskan untuk mengasuh dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus (difabel) di daerah Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Sejak tahun 1993, Ibu Jum, panggilan akrabnya, tergerak hatinya untuk mendidik anak-anak difabel yang selama ini seringkali dipandang sebelah mata oleh masyarakat, bahkan oleh keluarganya sendiri. Bersama dua rekannya, Ibu Yanti dan Pak Sugiman, Ibu Jum menampung anak-anak ini untuk dididik agar mampu hidup mandiri dan mengurusi hidupnya sendiri.

Sebagai seorang single-fighter, Ibu Jum tak pernah merasa terbebani mengurusi anak-anak tersebut. Dengan latar belakang Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa, Ibu Jum dan kedua rekannya mencoba mengasuh dan mendidik anak-anak difabel ini agar mendapatkan pelayanan dan pendidikan yang memadai. Berbekal ilmu dari kuliahnya dulu, ia mengajak warga agar peduli terhadap anak-anak yang punya kekurangan, baik secara mental maupun fisik untuk dilindungi, diasuh serta dididik seperti anak-anak pada umumnya.

Atas dasar kepedulian, Panti Asuhan Bina Siwi didirikan oleh Ibu Jum dan kedua rekannya untuk memberikan manfaat kepada anak-anak difabel yang ada di daerahnya. Berawal dari sebuah rumah sederhana yang dipinjamkan oleh warga desa, ia ciptakan perubahan kecil dari ruang-ruang yang penuh keterbatasan itu menjadi tempat yang memberikan kenyamanan dan kehangatan bagi anak-anak difabel. Saat ini, Panti Asuhan Bina Siwi menampung 36 anak yang memiliki kekurangan, baik secara mental maupun fisik. Anak-anak tersebut telah dididik, mulai dari Baca-Tulis-Hitung hingga membuat sebuah kerajinan yang memiliki nilai jual.

Kegigihan dan kesabaran Ibu jum dan rekan-rekannya, akhirnya mampu meningkatkan kapasitas anak-anak ini untuk bisa mandiri dan mempelajari beragam keterampilan sesuai kemampuan mereka. Contohnya saja, anak-anak difabel tersebut baru-baru ini mampu memainkan alat musik seperti gamelan dan band. Bahkan, salah satu anak asuhannya mampu memenangkan kejuaraan band tingkat nasional.

535b7f657d98b0949129adcbc1e0c677a82d8335

Erwin adalah salah satu anak asuhnya yang menyandang tuna daksa. Ia memiliki keterbatasan anggota tubuhnya, alias tidak dapat berfungsi secara normal. Erwin datang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan; anggota tubuhnya tidak dapat digerakkan sama sekali. Namun, kesabaran dan kegigihan Ibu Jum dan rekan-rekannya mencoba mengajari Erwin untuk melakukan hal-hal yang sederhana, seperti makan.

Tentu saja hal itu tidak mudah untuk dilakukan. Sempat Ibu Jum dan rekannya mengalami keputusasaan karena Erwin tetap mengalami kesusahan dalam menggerakkan kedua tangannya. Tidak berhenti sampai di situ, Ibu Jum dan rekannya mencoba menggali potensi lain yang ada di dalam diri Erwin. Pada akhirnya Ibu Jum berhasil mengajari Erwin untuk makan dengan menggunakan kedua kakinya. Kini, Erwin sudah mampu lebih mandiri. Ia bisa makan dan beraktivitas sendiri meskipun menggunakan kedua kakinya. Termasuk memainkan alat musik seperti gamelan dan rebana.

Dedikasi Ibu Jum dalam mengasuh anak-anak difabel perlu diapresiasi. Mendidik anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus bukanlah hal yang sederhana, perlu kesabaran dan kasih sayang dalam melakukannya. Ibu Jum yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengurusi anak-anak tersebut di samping mengajar di Sekolah Luar Biasa, selayaknya mendapatkan acungan jempol.

Kita perlu meneladani perjuangan Ibu Jum yang telah mengabdikan dan mengorbankan dirinya demi kebaikan orang lain. Usaha memandirikan anak-anak difabel yang diasuhnya merupakan salah satu bentuk prestasi dan kebanggaan yang jarang sekali dilakukan oleh banyak orang. Mari kita dukung perjuangan dan karya yang telah Ibu Jum lakukan selama ini. Jadikanlah cerita beliau sebagai inspirasi bagi kita semua, khususnya dalam menjadikan generasi muda Indonesia yang berjiwa sosial dan tanggap terhadap permasalahan di sekitarnya.

Yuk, apresiasi Ibu Jum sebagai pahlawanmu!

Rencana Penggunaan Dana

Seluruh dana terkumpul akan diberikan kepada Bu Jumilah dengan rincian:

  1. IDR 2000000 sebagai dana apresiasi
  2. IDR 1500000 sebagai dana untuk membeli keperluan harian, seperti alat masak, alat kebersihan, dan sembako

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 17

SHOW MORE
SHOW MORE
Ervina Lutfi 7 Dec 2015

Update 2 - Sekali Lagi Kami Ucapkan Terima Kasih

Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan di Bulan November, Hipwee Community mengadakan kegiatan social bertajuk #KadoPahlawan. #KadoPahlawan merupakan kegiatan social yang berupaya memberikan apresiasi bagi sosok-sosok individu yang selama ini telah mengabdi kepada masyarakat sekitarnya. Harapan dan tujuan dari terselenggaranya kegiatan #KadoPahlawan ini yaitu kami ingin menjadikan semangat kepahlawanan terpatri dalam jiwa, dimulai dengan menghargai pahlawan-pahlawan social di sekitar kita. #KadoPahlawan sendiri diinisiasi oleh Hipwee Community di 4 kota antara lain HC Yogyakarta, HC Solo, HC Malang dan HC Surabaya.

Pada kesempatan ini, Hipwee Community (HC) Yogyakarta berkesempatan untuk mengangkat sosok pahlawan social bernama Ibu Jumilah. Beliau ialah wanita paruh baya yang merupakan salah satu pendiri Panti Asuhan Bina Siwi yang terletak di Bantul, DIY. Panti Asuhan Bina Siwi sendiri merupakan panti yang menaungi anak-anak berkebutuhan khusus (difabel) untuk diasuh dan dididik agar bisa hidup mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki. Kami, HC Yogyakarta, ingin memberikan apresiasi kepada Ibu Jumilah sebagai sosok pahlawan yang selama ini telah mengabdi dan memberi manfaat kepada orang lain. Apresiasi ini kami berikan terutama untuk membantu Ibu Jumilah agar terus bisa memberi senyuman kepada anak-anak pantinya.

Kegiatan ini dilakukan sekitar hampir 1 bulan dimulai tanggal 14 Oktober hingga acara puncaknya pada 11 November 2015. Dimulai dari survey mengunjungi subyek pahlawan, kampanye penggalangan dana hingga malam penghargaan kepada Ibu Jum itulah serangkaian kegiatan yang telah kami lakukan kemarin. Kegiatan #KadoPahlawan sendiri bekerjasama dengan Kitabisa.com yang membantu dalam hal crowdfunding di kampanye social kami. Penggalangan dana (crowdfunding) dilakukan selama 2 minggu di tanggal 25 Oktober – 7 November 2014, dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 5.537.365. Dana yang terkumpul ini kami gunakan untuk memberikan hadiah kepada Ibu Jumilah agar bisa digunakan bagi keperluan Panti Asuhan.

Rincian dana digunakan untuk Parsel (Rp. 371.365), Awarding Night (Rp. 1.666.000) dan Hadiah Uang Tunai (Rp. 3.500.000).


32076f60d78c9b0517fab4e16ba372e65a47343a

Puji syukur, kegiatan #KadoPahlawan yang kami lakukan berjalan lancar mulai dari penggalangan dana sampai ke malam puncak itu sendiri. Bahkan, penggalangan dana yang kami lakukan telah melampaui target hingga 158% dari target 100% sebelumnya. Pada malam puncak #KadoPahlawan, kami mengundang berbagai komunitas di Yogyakarta dan para donator untuk ikut berbagi cerita bersama Ibu Jumilah serta anak-anak panti. Malam puncak sendiri diadakan di Woodstock Café Jalan Palagan No. 77, Sleman, DIY. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donator dan pihak-pihak yang terlibat bagi terselenggaranya acara ini. Harapannya, acara ini bisa turut menginspirasi orang-orang di sekitar dalam melakukan pengabdian social di masyarakat. Kami segenap panitia dan volunteer #KadoPahlawan memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam mengoperasionalkan acara ini. Semoga bermanfaat.



Salam Hangat,


Hipwee Community Yogyakarta


Ervina Lutfi 9 Nov 2015

Update 1 - Ucapan Terima Kasih kepada Donatur

Halo!

Kami dari Hipwee Community Yogyakarta mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam #KadoPahlawan untuk membantu Ibu Jumilah memberi semangat kepada anak-anak pantinya. Saat ini, Panti Asuhan Bina Siwi sedang membutuhkan banyak biaya, terutama terkait dengan biaya operasional untuk sekitar 36 anak-anak difabel yang ada di sana.

Berkat bantuan para donatur yang baik, dalam waktu sekitar 14 hari, kini sudah terkumpul dana sebanyak Rp5.537.365,00 untuk social project #KadoPahlawan. Jumlah ini tentu sangat fantastis, mengingat pada awalnya kami hanya menargetkan sejumlah Rp3.500.000,00. Sekali lagi, terima kasih kami ucapkan. Kalian luar biasa!

Setelah terkumpul dana, selanjutnya kami berencana untuk mengadakan malam penganugerahan kepada sosok Ibu Jumilah. Dana yang terkumpul akan kami berikan kepada Ibu Jumilah. Rencananya, malam penganugerahan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 11 November 2015 pukul 18.00 WIB di Woodstock Coffee Jl. Palagan Tentara Pelajar No.77, Yogyakarta (dari Hyatt ke utara).

Dalam acara ini, kami mengundang seluruh donatur serta masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam acara. Kami juga akan mengundang berbagai komunitas di Yogyakarta untuk turut serta menyemarakkan acara.

Seluruh update informasi akan kami tuliskan di laman ini dan Twitter kami di @HipweeJOG. Selain itu, teman-teman donatur juga bisa menghubungi Ervina melalui 085743820023 (Phone/WhatsApp only).

Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih yang luar biasa! Sampai jumpa di Rabu malam yang ceria! :)


Salam,

Hipwee Community Yogyakarta

@HipweeJOG

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?