Kitabisa! - Hari Tuli Internasional 2016

Hari Tuli Internasional 2016

Hari Tuli Internasional 2016
Dalam rangka memperingati Hari Tuli Internasional tahun 2016 dengan tema "Dengan Bahasa Isyarat, Saya Setara" akan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2016.

Rp 6.122.046

terkumpul dari Rp 60.000.000
10% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 30 Aug 2016 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Federasi Tuli SeDunia (World Federation of the Deaf – WFD) berdiri di Roma, Italia pada tanggal 23 September 1951. Diselenggarakan pertama kali pada tahun 1958 di Roma, Italia, Hari Tuli Internasional (International Week of the Deaf) diselenggarakan secara rutin setiap tahun sekali, pada hari Minggu terakhir bulan September, Hari Tuli Internasional diarahkan untuk keperluan advokasi yang bersifat global dalam rangka meningkatkan kesadaran mengenai komunitas Tuli di lapisan/tingkatan yang berbeda.

Tahun ini kami sekali lagi berkumpul untuk memperingati tahun ke-10 pelaksanaan Konvensi Mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) PBB dan pengakuan atas hak-hak disabilitas sebagai agenda baru yang berkelanjutan sampai tahun 2030. Tujuan dari pemandu praktis tentang hak-hak disabilitas mendorong pembaca agar dapat bertindak sebagai pendukung yang efektif dan menciptakan perubahan yang berarti untuk meningkatkan hak asasi manusia bagi masyarakat Tuli.

HAK SEJAK LAHIR

Mengacu pada prinsip dasar hak asasi manusia dalam hubungannya dengan pemerolehan bahasa saat lahir, anak-anak Tuli memerlukan sarana komunikasi. Apabila bahasa isyarat diperoleh sejak lahir, anak-anak Tuli mampu berkomunikasi secara maksimal dengan orang-orang dengar. Dengan bahasa isyarat itu kemampuan kognitif dan ketrampilan sosial meningkat. Anak Tuli membutuhkan akses terhadap bahasa isyarat sejak lahir.

IDENITITAS TULI

Identifikasi orang-orang Tuli adalah bagian dari komunitas budaya dan linguistik, yang menggunakan bahasa isyarat sebagai orang bahasa ibu atau bahasa alami untuk berkomunikasi.

AKSESIBILITAS

Orang Tuli membutuhkan akses atas informasi dan pelayanan publik melalui juru bahasa isyarat, teks bahasa, dan/atau close-captioning. Faktor penting terhadap aksesibilitas untuk pelayanan publik, seperti layanan kesehatan, pekerjaan, kesejahteraan sosial atau layanan pemerintah lainnya adalah ketersediaan terhadap juru bahasa isyarat.

BAHASA YANG SETARA

Pengakuan atas bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi yang valid untuk menyampaikan pemikiran, gagasan, dan emosi sangat diperlukan. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa isyarat adalah sepenuhnya sebuah bahasa yang memiliki tata kalimat, tata bentuk, dan struktur wacana sendiri. Hal-hal tersebut memenuhi semua fitur yang menunjukkan konsep bahasa. Hal ini telah diketahui dalam banyak penelitian linguistik sejak akhir 1970-an.

KESEMPATAN KERJA YANG SETARA

Adanya kemampuan berbahasa isyarat dan ketersediaan juru bahasa isyarat membuat orang Tuli bisa melakukan berbagai pekerjaan. Sangat penting bagi orang Tuli untuk mendapatkan pekerjaan yang aman dan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Hambatan utama untuk memperkerjakan orang Tuli adalah lingkungan kerja yang tidak mendukung.

PENDIDIKAN BILINGUAL

Pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk menerima pendidikan bilingual untuk anak Tuli, yaitu penggunaan bahasa lisan dan bahasa isyarat. Melalui pendidikan bilingual, pendekatan sosial-budaya dilakukan lewat bahasa isyarat yang digunakan untuk memberikan instruksi di setiap subjek/mata pelajaran dengan penekanan pada pengajaran membaca dan menulis dalam bahasa yang digunakan di negara atau masyarakat.

KESEMPATAN PARTISIPASI YANG SETARA

Orang Tuli harus memiliki akses yang setara untuk berpartisipasi dalam hubungan antarindividu, umum, dan bidang politik seperti orang lain. Yang lebih penting, perlu untuk dipastikan bahwa orang Tuli memiliki kesempatan untuk berperan sebagai pemimpin, sehingga mereka sendiri dapat melakukan advokasi atas hak-hak mereka secara tepat dan terlibat dalam semua proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Ini adalah refleksi dari slogan “Tidak Ada Apapun Tentang Kami Tanpa Kami.’

PROSES BELAJAR SEUMUR HIDUP

Akses atas pendidikan, pelatihan kejuruan, dan pelatihan profesional yang berkelanjutan dan pengembangan kompetensi adalah kunci untuk mendapatkan, mempertahankan pekerjaan dan memperoleh upah yang memungkinkan orang Tuli mampu hidup mandiri.


MAKSUD dan TUJUAN :

  • Memperingati keberadaan TULI.
  • Mengumandangkan amanat Tuli sesuai dengan tema yang telah diputuskan oleh presiden World Federation of the Deaf.
  • Menyampaikan aspirasi tentang hak-hak TULI.
  • Sosialisasi kebutuhan aksesibilitias TULI dan bahasa isyarat Indonesia (BISINDO).
  • Sosialisasi Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas.

Untuk informasi selanjutnya dapat hubungi melalui:

1. E-mail: [email protected]

2. No. Whatsapp atau SMS: 081310134187. (Tolong Whatsapp saja karena kami tuli.)

Dengan nama Bambang Prasetyo selaku ketua Gerkatin Pusat dan Iwan Satryawan selaku ketua PANITIA PELAKSANA HARI TULI INTERNASIONAL 2016.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 28

  • Rp. 845.103
    Anonim

    Untuk Campaign Hari Tuli Internasional

  • Rp. 500.936
    Claudia Setyohadi

    Semoga bermanfaat bagi komunitas tuli Indonesia

  • Rp. 500.484
    Shinta Sulistyowati

    Hari Tuli Internasional 2016

  • Rp. 500.465
    Dewi Isabella

    Hari Tuli International 2016

  • Rp. 500.463
    Fitri Nursanti

    Semoga sukses memberi edukasi bagi penyandang Tuli Indonesia

  • Rp. 400.624
    rika rosvianti
  • Rp. 350.298
    marike nawang palupi
  • Rp. 250.250
    Eka
  • Rp. 250.226
    Ira Febiatri

    Hari Tuli Internasional 2016

  • Rp. 250.203
    Fahri
SHOW MORE
  • Rp. 500.936
    Claudia Setyohadi

    Semoga bermanfaat bagi komunitas tuli Indonesia

  • Rp. 400.624
    rika rosvianti
  • Rp. 150.178
    Anonim
  • Rp. 70.257
    Lasmi
  • Rp. 205.684
    Anonim

    Semoga kampanye HTI 2016 ini dapat membangun awareness terhadap budaya tuli yang selama ini di-mispersepsikan.

  • Rp. 20.349
    Paramitaningrum
  • Rp. 500.463
    Fitri Nursanti

    Semoga sukses memberi edukasi bagi penyandang Tuli Indonesia

  • Rp. 100.751
    Kevin Tigravictor
  • Rp. 845.103
    Anonim

    Untuk Campaign Hari Tuli Internasional

  • Rp. 50.971
    amandasastri
SHOW MORE
Gerkatin Pusat 26 Sep 2016

Update 1 - Campaign Sukses

Halo Para Donatur,

Terima kasih sudah berdonasi di campaign Hari Tuli Internasional 2016!

Saat ini masa campaign telah selesai. Total donasi yang terkumpul sejumlah Rp 6.122.046 dari 28 donatur.

Dana tersebut sudah dikirimkan ke Dompet Kebaikan Gerkatin Pusat. Gerkatin Pusat akan memberikan update berikutnya mengenai penggunaan dana.

Terima kasih!

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?