Kitabisa! - Bantu Zahra untuk Bisa Mendengar
Punya teman atau keluarga yang butuh bantuan seperti Zahra? Whatsapp Tim Kitabisa sekarang

Bantu Zahra untuk Bisa Mendengar

Bantu Zahra untuk Bisa Mendengar
Bantu Zahra untuk dapat implan Cochlea

Rp 94.876.260

terkumpul dari Rp 350.000.000
27% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 23 Nov 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Perkenalkan nama saya Nur Aziza Nindira Siswanti. Saya adalah Ibu dari Siti Azqiya Nurzahra. Saat ini saya bekerja sebagai pegawai honorer di salah satu kantor di Jambi

4a7a76e5fc695753ec9223ab22da32f79a69c740

Sudah 6 tahun saya dan suami berjuang untuk mendapat momongan, setelah 6 tahun alhamdulillah akhirnya kami diberi anugerah dan saya hamil. namun saat hamil saya di identifikasi ada pre eklampsia berat (darah tingi saat kehamilan).

Saat umur kehamilan saya sudah masuk usia 7 bulan, saya sering eklampsia dan si bayi dalam kandungan masih mengalami kurang berat badan sehingga saya dianjurkan oleh dokter agar banyak minum eskrim dan beberapa makanan lain untuk menunjang berat bayi supaya sesuai dengan usia kehamilan saya. Saat usia kehamilan memasuki 35 minggu/8 bulan saya rutin melakukan checkup dan pada saat checkup tensi saya mencapai 150/100 dan tidak turun-turun. akhirnya saya disarankan opname oleh dokter agar bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut, pada malam hari dokter menemui saya dan menjadwalkan agar besok pagi segera dilakukan operasi Caesar dikarenakan kondisi pre eklamsia tersebut. Keesokan pagi saya mendapat tindakan Ceaser dan alhamdulillah Zahra lahir, ketika lahir kebetulan saya diberikan anestesi/bius total jadi saya tidak tahu keadaan Zahra sama sekali. Namun menurut suami, Zahra lahir sama seperti bayi lainnya yang langsung menangis keras dan juga memerah tapi beberapa saat sempat mengalami sesak sampai dadanya cekung ke dalam dan agak susah untuk bernafas. Setelah dibersihkan, Zahra diberikan bantuan oksigen dengan menggunakan headbox dan segera dimasukkan kedalam inkubator. Setelah semalaman dipantau terus dan kondisi Zahra masuk masa kritis. Akhirnya dokter menyarankan agar di rujuk ke RS Kambang Jambi untuk mendapatkan perawatan lebih intensif di ruang NICU. Setibanya disana, tim medis segera memberikan perawatan lebih lanjut dengan memberikan CPAP (Continuous Positive Airway Presure) karena kerja paru-paru yang tidak maksimal dan saturasinya sudah tidak normal. Setelah beberapa lama perawatan, Zahra mengalami kemajuan dan dicoba untuk melepas CPAP namun Zahra ternyata masih mengalami sesak nafas, maka Zahra harus menggunakan lagi alat bantu pernafasannya. Tidak berselang lama dokter memutuskan agar Zahra di infus albumin karena kadar albumin yang rendah. Setelah 20 hari menjalani perawatan diruang NICU alhamdulillah Zahra mulai membaik dan bisa dibawa pulang.

Beberapa minggu setelah itu saya kembali lagi ke dokter untuk melakukan imunisasi namun saat menimbang berat tubuh anak saya turun drastis hingga 1,5 kg yang sebelumnya sudah sampai 2 kg. Oleh dokter disarankan memberikan susu tambahan khusus untuk menambah berat badannya. Selang beberapa hari Zahra kembali masuk ruang NICU dikarena HB rendah dan kembali menjalani perawatan selama 3 hari.

Pada umur sekitar 5 bulan anak saya mengalami sakit hepotermia kami bawa ke RS Islam Arafah Jambi untuk menjalani perawatan disana. Oleh dokter yang merawat anak saya, Zahra didiagnosa mengalami Global Delay Development dan Headleg (suatu kondisi dimana membuat posisi kepalanya jatuh ke belakang dan tidak bisa tegak). Oleh dokter kami dirujuk ke RSCM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan Zahra di lakukan screening. Dari beberapa pemeriksaan yang salah satunya melakukan test BERA kepada Zahra, saya diberi baru tahu kalau Zahra mengalami tuli berat diatas 110 desibel di kedua telinganya. Sebagai orang tua saya sedih dan bertanya kepada dokter bagaimana untuk mengatasi tuli berat yang dialami Zahra, kemudian dokter mengatakan bahwa ini bisa dibantu dengan memakai Alat Bantu Dengar (ABD) atau dengan implan Koklea yang biayanya cukup besar akan tetapi lebih baik daripada menggunakan ABD. Dan kami memutuskan untuk sementara saya meminjam uang untuk membeli ABD supaya Zahra bisa mengenal suara. namun sampai sekarang pinjaman tersebut belum bisa saya kembalikan dikarenakan kondisi finansial kami yang belum mencukupi.

Zahra secara rutin juga melakukan pemeriksaan dan terapi untuk kondisinya saat ini yang masih belum kuat untuk mengangkat kepala dan setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Zahra didiagnosa Celebral Palsy.

Menurut dokter yang menangani Zahra, implan Koklea akan sangat membantu untuk terapi berkelanjutan Cerebral Palsy karena akan merangsang otak dan mempengaruhi gerakan tubuh serta koordinasi otot-ototnya.

Untuk itu kami disini terus berusaha sekuat tenaga mencari jalan terbaik untuk kesembuhan Zahra. Kami menggalang dana untuk kebutuhan Implan Koklea agar Zahra bisa mendengar seperti anak anak lainnya dan bisa menyembuhkan Celebral Palsy yang dialaminya.

Cara berdonasi:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera

info lebih lanjut bisa hubungi saya di 0812-7937-9310 (Telp dan WA)

ig : nurdinnuraziza

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 555

SHOW MORE
  • Rp. 70.000
    Anonim

    Cepat sembuh, sesama penderita sakit telinga. Alhamdulillah sekarang sudah dewasa dan sembuh. Terima kasih ya Allah

  • Rp. 20.000
    Anonim
  • Rp. 100.578
    Anonim
  • Rp. 10.507
    sigit prabowo
  • Rp. 20.000
    Anonim

    cepat sembuh yah nak!

  • Rp. 438.980
    Anonim

    semoga segera bisa beraktifitas normal ya dek zahraa

  • Rp. 10.000
    Anonim

    cepat sembuh nak

  • Rp. 300.000
    Anonim

    Semoga lekas sembuh dan sehat kembali ya dik, semoga dapat menjadi berkah untuk semuanya, Aamiin yaa Rabbal’alamiin

  • Rp. 100.860
    Ajeng Dewi

    Semoga cepat sembuh dek

  • Rp. 25.421
    Rijal Wicaksono

    Bismillahirrahmanirrahim. Lekas Sehat.

SHOW MORE
NurAzizah Nindira Siswanti 31 Jan 2019

Update 5 - Perkembangan zahra

Assalamualaikum... Mohon maaf lama tidak update nie om Tante... Alhamdulillah keadaan Zahra mulai membaik, berhubungan dengan sakit Zahra cerebral palsy Alhamdulillah Zahra sudah mulai bisa angkat kepala (lumayan stabil) udh bisa raih benda, udh bisa guling2 sendiri, Zahra masih harus banyak belajar di posisi duduk, karena Zahra masih blm mampu duduk sendiri. Ow iya om Tante, Zahra beberapa Minggu kemarin di suruh Rontgen sama dokter rehab medik di bagian pinggul danpaha untuk melihat apakah struktur tulang Zahra bisa untuk duduk dan berjalan atau tidak,. Hasilnya dibaca dokter dan buat ibuku sedih, ternyata tulang paha atasku gk masuk ke panggul ( bergeser) kata dokter smoga bisa direhab jika tidak Zahra aktifitasnya dikursi roda, dan disuruh untuk buat/beli kursi roda untuk anak CP, doakan Zahra sehat sehat ya om Tante. Ow iya untuk perkembangan implant ku ibuku mencicil ke produsen implantnya, ya Alhamdulillah bantuan dari om Tante sekalian, doakan semoga ada rezeki untuk segera implant choklea ku ya om Tante.. 

Assalamualaikum... Mohon maaf lama tidak update nie om Tante... Alhamdulillah keadaan Zahra mulai membaik, berhubungan dengan sakit Zahra cerebral palsy Alhamdulillah Zahra sudah mulai bisa angkat kepala (lumayan stabil) udh bisa raih benda, udh bisa guling2 sendiri, Zahra masih harus banyak belajar di posisi duduk, karena Zahra masih blm mampu duduk sendiri. Ow iya om Tante, Zahra beberapa Minggu kemarin di suruh Rontgen sama dokter rehab medik di bagian pinggul danpaha untuk melihat apakah struktur tulang Zahra bisa untuk duduk dan berjalan atau tidak,. Hasilnya dibaca dokter dan buat ibuku sedih, ternyata tulang paha atasku gk masuk ke panggul ( bergeser) kata dokter smoga bisa direhab jika tidak Zahra aktifitasnya dikursi roda, dan disuruh untuk buat/beli kursi roda untuk anak CP, doakan Zahra sehat sehat ya om Tante. Ow iya untuk perkembangan implant ku ibuku mencicil ke produsen implantnya, ya Alhamdulillah bantuan dari om Tante sekalian, doakan semoga ada rezeki untuk segera implant choklea ku ya om Tante.. 

Assalamualaikum... Mohon maaf lama tidak update nie om Tante... Alhamdulillah keadaan Zahra mulai membaik, berhubungan dengan sakit Zahra cerebral palsy Alhamdulillah Zahra sudah mulai bisa angkat kepala (lumayan stabil) udh bisa raih benda, udh bisa guling2 sendiri, Zahra masih harus banyak belajar di posisi duduk, karena Zahra masih blm mampu duduk sendiri. Ow iya om Tante, Zahra beberapa Minggu kemarin di suruh Rontgen sama dokter rehab medik di bagian pinggul danpaha untuk melihat apakah struktur tulang Zahra bisa untuk duduk dan berjalan atau tidak,. Hasilnya dibaca dokter dan buat ibuku sedih, ternyata tulang paha atasku gk masuk ke panggul ( bergeser) kata dokter smoga bisa direhab jika tidak Zahra aktifitasnya dikursi roda, dan disuruh untuk buat/beli kursi roda untuk anak CP, doakan Zahra sehat sehat ya om Tante. Ow iya untuk perkembangan implant ku ibuku mencicil ke produsen implantnya, ya Alhamdulillah bantuan dari om Tante sekalian, doakan semoga ada rezeki untuk segera implant choklea ku ya om Tante.. 

Assalamualaikum... Mohon maaf lama tidak update nie om Tante... Alhamdulillah keadaan Zahra mulai membaik, berhubungan dengan sakit Zahra cerebral palsy Alhamdulillah Zahra sudah mulai bisa angkat kepala (lumayan stabil) udh bisa raih benda, udh bisa guling2 sendiri, Zahra masih harus banyak belajar di posisi duduk, karena Zahra masih blm mampu duduk sendiri. Ow iya om Tante, Zahra beberapa Minggu kemarin di suruh Rontgen sama dokter rehab medik di bagian pinggul danpaha untuk melihat apakah struktur tulang Zahra bisa untuk duduk dan berjalan atau tidak,. Hasilnya dibaca dokter dan buat ibuku sedih, ternyata tulang paha atasku gk masuk ke panggul ( bergeser) kata dokter smoga bisa direhab jika tidak Zahra aktifitasnya dikursi roda, dan disuruh untuk buat/beli kursi roda untuk anak CP, doakan Zahra sehat sehat ya om Tante. Ow iya untuk perkembangan implant ku ibuku mencicil ke produsen implantnya, ya Alhamdulillah bantuan dari om Tante sekalian, doakan semoga ada rezeki untuk segera implant choklea ku ya om Tante.. 

NurAzizah Nindira Siswanti 1 Jul 2018

Update 4 - Update story campaign

Assalamualaikum... Om, Tante, kakak2 semuanya, hari ini ibu Zahra mau update story yang awalnya di sebutkan ibu Zahra bekerja sebagai honorer di salah satu kantor di Jambi, nah skg ibu Zahra memutuskan untuk resign dari kantor dikarenakan lebih memilih untuk merawat Zahra agar lebih tau perkembangannya, lebih banyak waktu belajar bersama Zahra, skg ibu Zahra sebagai IRT dan berjualan makanan ringan yang di titipkan di warung2, ibu Zahra bahagia bisa terus bersama Zahra. Terimakasih om, Tante dan kakak kakak semua atas bantuannya untuk zahra, agar kelak Zahra bisa mendengar dan memanggil ibu secara langsung dan bilang terimakasih sebesar2 nya kepada om, Tante dan kakak kakak semua, mohon bantuan sharenya om, Tante dan kakak kakak semua agar Zahra bisa segera implant dan jg bisa beraktifitas spt anak2 pada umumnya. Amin ya Allah

NurAzizah Nindira Siswanti 27 Feb 2018

Update 3 - Penambahan waktu deadline campaign

Assalamualaikum... Alhamdulillah terimakasih kami ucapkan kepada Allah SWT dan teman2 para donatur yg sudah mendukung dana dan do'a untuk Zahra melalui campaign kami ini, Alhamdulillah campaign Zahra sudah mencapai 26% mengingat dana yg terkumpul belum mencukupi maka kami menambahkan waktu deadline campaign Zahra, smoga teman teman, kakak kakak dan om Tante masih bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk Zahra agar Zahra bisa segera implan koklea dan bs segera beraktifitas spt anak biasanya dan tumbang ( tumbuh kembangnya) jg bisa segera normal sesuai umurnya. Amin, sekali lagi kami ucapkan terimakasih.



NurAzizah Nindira Siswanti 5 Dec 2017

Update 2 - Hasil Test BERA untuk kedua telinga Zahra

Selamat sore semuanya,

Pada saat di RSCM Zahra telah melakukan beberapa screening kesehatan yang salah satunya adalah test BERA. Disaat test BERA inilah kami diberitahu oleh dokter bahwa Zahra mengalami tuli sangat berat dikarenakan terdapat ganguan emisi rambut luar koklea. Tim medis melakukan pengetesan hingga 80 desibel di kedua telinga namun masih tidak terdengar suara. Dan itulah kesimpulan dari dokter setelah dilakukan pengetesan di kedua telinga Zahra.

Berikut kami lampirkan hasil test BERA yang sudah dilakukan di RSCM

b3d1f2702bf67fa8ed6ed34bea572208ffcb9691

d19630f9933bbb73cc1a225379de1d19d293edaf

af8322fc2405e09a90ff1fc94a12c5d87b03f2af

Semoga Zahra bisa cepat implan koklea dan bisa melanjutkan terapi untuk keterlambatan tumbuh kembangnya. Karena setelah implan dilakukan, kami harus melakukan habilitasi terhadap zahra dan masih panjang proses untuk Zahra bisa seperti anak-anak pada umumnya.

Terima kasih sebelum dan sesudahnya.

Salam hormat kami.

NurAzizah Nindira Siswanti 25 Nov 2017

Update 1 - Terima kasih kepada para Donatur

Yth Para Donator,


Sebagai orang tua Zahra saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, semoga bantuan yang sudah disalurkan menjadikan amal ibadah dan sedekah untuk para donator sekalian. Semoga campaign ini membuahkan hasil dan mencapai target agar Zahra bisa mendapatkan perawatan secepatnya. Kami akan selalu memberikan yang terbaik dan akan memberikan update tentang perkembangan Zahra.

Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih.


Hormat saya,

Dian, Nur Aziza, Zahra dan keluarga

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?