Kitabisa! - BANTU SYAMSUL, Yatim Piatu Penderita Gagal Ginjal

BANTU SYAMSUL, Yatim Piatu Penderita Gagal Ginjal

BANTU SYAMSUL, Yatim Piatu Penderita Gagal Ginjal
BANTU SYAMSUL, Remaja Yatim Piatu Penderita Gagal Ginjal Akut

Rp 26.298.222

terkumpul dari Rp 4.000.000
657% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 7 Jan 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!
  • BANTU SYAMSUL, Remaja Yatim Piatu, Penderita Gagal Ginjal Akut

Assalamu'alaykum wrwb

"Allah tidak akan membebani orang melainkan sesuai kesanggupannya" Q.S Al-Baqoroh:286

Ayat tersebutlah yang menjadi motivasi terbesar bagi Rahmi Hayati dan keluarganya untuk senantiasa bersabar atas ujian yang sedang dihadapi.

Rahmi, biasa saya menyebutnya. Beliau adalah Alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan sempat juga bergabung di organisasi LDK FORDIM Lhokseumawe. Beliau wisuda pada 23 Oktober 2016, dan saat ini sedang menempuh program Beasiswa Tahfizh di Rumah Tahfizh Banten.

Rahmi saya kenal sebagai sosok wanita yang tangguh dan selalu bersemangat mengejar cita-cita nya, yakni menjadi seorang hafizhah. Di sela-sela menyelesaikan target hafalannya, ia juga memikirkan kondisi adik kandungnya yang saat ini menderita gagal ginjal akut. Adiknya bernama "Syamsul Ambia", usia 18 tahun. Sejak januari 2016 menderita gagal ginjal, dan mulai melakukan cuci darah sejak Maret 2016. Diagnosa dokter menyatakan bahwa selain gagal ginjal akut, jantung nya mengalami pembengkakan, dan luka di paru-paru.

Tidak seperti remaja pada umumnya, Syamsul kini tidak mampu menyelesaikan pendidikannya di jenjang SMA, sebab sudah mulai menderita sakit ginjal sejak kelas 2 SMA. Sehingga mengharuskannya menjaga kestabilan tubuhnya dan ia harus berhenti dari sekolah.

Upaya penyembuhan sudah dicoba, termasuk cuci darah dan mengkonsumsi obat-obatan. Biasanya Syamsul rutin berobat dengan cuci darah 2 kali seminggu, namun sekarang kondisinya sudah tidak mampu lagi utk melakukan cuci darah karna alat yg dipasang di tangan kirinya (ximino) sudah rusak dan butuh waktu 2 bulan untuk pemasangan yang baru. Sementara kondisinya sangat lemah ( perut buncit karena buang air kecil tidak lancar, sesak nafas, lemas ) dan butuh pengobatan segera, namun saat ini obatnya tidak di tanggung pemerintah.

Saat ini Syamsul membutuhkan dana yang cukup besar untuk pengobatannya. Belum lagi biaya perawatan Syamsul yang tidak bisa di cover dengan BPJS. Salah satunya obat minum seharga Rp.1.200.000 ( dosis perminggu ) dan obat koyo penarik racun dari luar tubuh seharga Rp. 400.000 ( untuk dosis/3 hari ).

Syamsul saat ini tinggal bersama abangnya di Krueng Geukueh Jalan Nisam gampong paloh gadeng, dusun IV Munawwarah Kec.Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Kini, Syamsul dirawat di Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh.6237a366b57c10cbac007c74865e62d562f588c3

( foto saat di rumah sakit / 6 Januari 2017 )

Proses pengobatan saat ini cukup terkendala sebab mereka merupakan keluarga yang sangat sederhana. Abang dan kakaknya belum memiliki pekerjaan tetap, dan kedua orangtua mereka sudah terlebih dahulu meninggal dunia. Ibunda nya meninggal dunia pada 2002, sedangkan ayahnya meninggal dunia pada 2003.

Syamsul, sang penderita Gagal ginjal akut membutuhkan uluran tangan kita. Rahmi dan keluarga dengan himpitan ekonomi terus bersemangat mengupayakan yang terbaik demi kesembuhan sang adik tercinta. Bahkan jika memungkinkan, Rahmi bersedia mendonorkan ginjalnya untuk adik tercinta. Meskipun dengan segala keterbatan yang ada.

Hal tersebutlah yang membuat saya tergerak membuat campaign penggalangan dana ini. Saya yang berada di Medan, kota yang cukup jauh dari Aceh sampai saat ini hanya bisa membantu melalui share berita dan penggalangan dana melalui media internet. Dan kali ini saya ingin membantu mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan kita.

Mari bantu Syamsul agar bisa pulih dari penyakitnya, dengan ikut berdonasi untuk biaya pengobatan Syamsul. Biaya pengobatan Syamsul membutuhkan dana yang tidak sedikit. Melihat kondisi tubuhnya yang terus melemah, membuat Syamsul harus segera mendapatkan pengobatan.

Semoga Allah memberikan keberkahan kepada Bapak, Ibu, dan sahabat yang telah membantu Rahmi, Syamsul dan keluarganya

Wassalam

Fitria Ningsih

Aktivis KAMMI Medan

HP. 0878-6988-1788

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 142

SHOW MORE
SHOW MORE
Fitria Ningsih 23 Feb 2017

Update 2 - Campaign Sukses

Halo Para Donatur,

Terima kasih sudah berdonasi di campaign BANTU SYAMSUL, Yatim Piatu Penderita Gagal Ginjal!

Anda mendapatkan email ini karena penggalangan dana telah ditutup. Total donasi yang terkumpul sejumlah Rp 26.298.222 dari 142 donatur.

Tunggu update berikutnya dari Fitria Ningsih terkait penggunaan dana.

Terima kasih!

Fitria Ningsih 7 Feb 2017

Update 1 - Penyaluran donasi untuk Syamsul

Penyaluran I

Donasi untuk Syamsul

Remaja yatim piatu penderita ginjal

Alhamdulillah, syukur kepada Allah, bahwa ujian penyakit ginjal yang dirasakan Syamsul, remaja Yatim Piatu membawa hikmah.

Beliau menderita ginjal sejak januari 2016, dan harus melakukan cuci darah sejak Maret 2016.

Selain menderita ginjal, ia juga mengalami pembekakan di jantung dan terdapat infeksi di paru-paru. Bahkan syamsul harus rela berhenti sekolah sejak kelas 2 SMA dikarenakan penyakit yang ia derita.

878ef5d6aa2c1ee694ad5229b67ca37a5704005f

Usaha maksimal dan doa dari banyak orang membuahkan gerakan berbagi dan membantu Syamsul.

Pada tanggal 1 Februari 2017, penyaluran pertama bantuan dari donatur yang membantu pengobatan Syamsul sudah dilakukan. Jumlah donasi yang terkumpul Rp.25.600.000 yang terkumpul ke rekening coordinator penggalangan dana, Fitria Ningsih. Dan semua telah di salurkan seluruhnya untuk pengobatan Syamsul.

  • dd20e649c350cf21ddf11b3865324d1d3441a1a8

Alhamdulillah, kondisi Syamsul saat ini sudah mulai membaik, sejak dirawat di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Terima kasih juga kami ucapkan kepada pihak Rumah Sakit Zainal Abidin atas pelayanan yang diberikan selama Syamsul dirawat di Rumah Sakit tersebut.

Tanggal 30 Januari 2017, Syamsul sudah di ijinkan pulang oleh dokter, tetapi masih harus menjalani chek up pada 2 Februari 2017.

Berdasarkan hasil laboratorium, dinyatakan bahwa fungsi ginjalnya sudah mulai membaik, meskipun paru-paru nya masih terinfeksi bakteri. Paru-parunya masih terus mengeluarkan nanah dari lubang bekas pemasangan WSD yang sudah dilepas oleh dokter.

Berhubung paru-parunya masih terus mengeluarakan nanah, keluarga Syamsul terus berjuang demi kesembuhan Syamsul. Hingga akhirnya keluarga mencoba membawa Syamsul ke RSCM, Jakarta.

Sejak 4 Februari 2017 Syamsul sudah dirawat di RSCM Jakarta, dan saat ini sudah terpasang kembali WSD besar di bawah ketiaknya. Sementara itu produksi cairan di paru-parunya mencapai 450ml/hari.

Berdasarkan informasi tim dokter RSCM, Syamsul memerlukan perawatan sekitar 2 bulan kedepan. Sebab sampai saat ini belum diketahui penyebab bakteri masuk ke paru-paruny, yang menyebabkan infeksi

Semoga Syamsul dan keluarga diberi kesabaran oleh Allah dalam menjalani ujian ini. Semoga Syamsul di beri kesembuhan sehingga bisa beraktifitas seperti sedia kala. Dan keinginan terbesar Syamsul adalah ia ingin bisa bersekolah kembali, menyelesaikan pendidikannya yang terpaksa terhenti karna sakit yang ia derita

Syamsul dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersedia membantu meringankan beban mereka. Sebelumnya, pengobatan Syamsul sempat terhenti karena terkendala di pendanaan.

Meskipun pengobatan di rumah sakit dicover BPJS, namun tetap saja membutuhkan dana untuk keperluan lainnya, seperti obat yang harus dibeli di apotik, popok, underpad dan lain-lain.

Terima kasih banyak atas kepercayaan para donatur serta doa terbaiknya. Semoga Allah limpahkan berkah dan kebaikan yang berlipat ganda buat para donatur. Aamiin.

Wassalamu’alaikum wr wb.

a.n. Tim Penggalang Dana

Fitria Ningsih

0878-6988-1788

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?