Kitabisa! - PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN

PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN

PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN
Kami Panitia Pembangunan Masjid Baitul Amin Membutuhkan Donasi untuk pembangunan Masjid Baitul Amin.

Rp 699.730.337

terkumpul dari Rp 1.395.000.000
50% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 6 Mar 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

MASJID BAITUL AMIN adalah Salah satu Masjid di Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang yang beralamat lengkap di Dukuh Bener RT 06 RW II Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Jawa Tengah 59552.

Dahulu Masjid ini adalah Sebuah Mushola yang pembangunannya diprakarsai oleh warga setempat yang dibangun diatas Tanah Waqaf pemberian dari Bapak SHOFWAN (Alm) Seluas Kurang Lebih 396-an Meter Persegi. Namun Seiring berjalannya Waktu Masyarakat setempat bermusyawarah bersama dan sepakat untuk menjadikannya sebuah Masjid dengan tujuan untuk menambah nilai ibadah dimasjid tersebut. sehingga pada tanggal 17 November 2016 dimulailah Tahapan Pembangunannya.. Sekilas Tentang Masjid Baitul Amin

caa855917fe306667b0c2aa268f479e5a5646856

Gambar Mushola Baitul Amin Terdahulu Sebelum Dibangun kembali Menjadi Masjid Baitul Amin

e364025641379f81ffe9ae098f5e1fa2eb70544d

Gambar Pengecoran Atap Masjid Baitul Amin

daa06cd26b356d6adbd90d7fb91f7d5b6c9b13d5

Gambar Pengecoran Atap Masjid Baitul Amin

51494825ec9bbd11460a73069d33f8c3267326ad

Gambar Tampak Pembangunan Masjid Baitul Amin 25%

Kami berharap Rekan-rekan berkenan memberikan donasi untuk mendukung program PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN.

CARA DONASI :

1. Klik Tombol Berwarna Merah "Beri Donasi"

2. Isi Data Diri dan Pilih Cara Pembayaran

3. Transfer ke Nomor Rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui social media anda.

Terima Kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN

Dukuh Bener RT 06 RW II Desa Tridonorejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Jawa Tengah 59552



Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 188

  • Rp. 300.000.000
    Anonim

    Donasi dari Hamba Allah Berupa Material Senilai 300 Juta

  • Rp. 53.400.000
    Anonim

    amal Jariyah Jalan Raya Tiap Hari Sabtu Selama 6 Bulan

  • Rp. 50.000.000
    SYAIFUL MUJIB

    Semoga bermanfa'at

  • Rp. 20.000.000
    SYAIFUL MUJIB

    sumbangan dari Ibu Hj. Sholihatun

  • Rp. 20.000.000
    Anonim

    mohon dipergunakan dengan seksama

  • Rp. 20.000.000
    SYAIFUL MUJIB

    Amal Jariyah dari Bapak Munandhirin Dkh. Bener RT 06 RW II Tridonorejo Bonang Demak

  • Rp. 20.000.000
    SYAIFUL MUJIB

    Donasi dari warga RT 06 RW II Tridonorejo Bonang Demak

  • Rp. 20.000.000
    Bapak Busro (Alm)

    Wasit Bapak Busro sebelum Meninggal kepada istri untuk mendonasikan hartanya kepada panitia Pembangunan Masjid Baitul Amin

  • Rp. 20.000.000
    SYAIFUL MUJIB

    dari bapak H. Kosim

  • Rp. 20.000.000
    Anonim

    Semoga bermanfa'at

SHOW MORE
  • Rp. 100.000
    Anonim
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 50.000
    faapmfoundation
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 250.804
    Anonim
  • Rp. 250.000
    Anonim
  • Rp. 10.182
    Anonim
  • Rp. 10.000
    Isti
  • Rp. 50.929
    Anonim
  • Rp. 200.429
    Anonim

    Semoga proses pembangunan masjid hingga jadinya dapat diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan. Aamiin.

SHOW MORE
SYAIFUL MUJIB 6 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 5.500.000

Ke rekening BRI ** *** *** *** 6534 a/n SYAIFUL MUJIB

Rencana penggunaan dana: Biaya Akan Digunakan Untuk DP Kubah

SYAIFUL MUJIB 12 Feb 2018

Update 4 - Tahapan pembangunan


Terima Kasih Para Donatur Masjid Baitul Amin

Dan Terima Kasih Tim Kitabisa.com


46d4d8d73eee1bcbf4b06162d71f015cdedcd83b

df329fc5dd19da65ff4a33c7520fadf42067f533

4eeab718ad840282dfa721c77b3f8e73c8f9167b


SYAIFUL MUJIB 26 May 2017

Update 3 - TERIMA KASIH PARA DONATUR DAN KITABISA.COM

Alhamdulillah Masjid Baitul Amin bisa membeli ampli dan speker baru untuk persiapan shalat tarawih ramadhan tahun ini.

terima kasih para donatur dan kitabisa.com

9d7ba40f287049415628b1316263bd096b4f7304

caaddac20b3c434a6a99f8af306e343067ed6535

ee649915174aa24d3d33db0582ba047c717570d6

SYAIFUL MUJIB 22 May 2017

Update 2 - RINCIAN PEMASUKAN DAN PENGELUARAN

RINCIAN PEMASUKAN DAN PENGELUARAN PANITIA PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN...

DAN BANYAK DONATUR YANG MENDONASIKAN BERUPA MATERIAL SECARA LANGSUNG KEPADA PANITIA PEMBANGUNAN MASJID BAITUL AMIN....

TERIMA KASIH PARA DONATUR DAN KITABISA.COM


eba81130fa85de3a4a301215d442b19df0d66d78

3a677a3bc3cfd7d42abc0ef950cf53632c8ca1fd

5d932aa922b33c46778e6058168edb61ac76448b


ef07ef6b706bb37ad572c349486da2a19ec6464a

dd70a9eb7252044826de850fd9e6907e112baf78

aaecb3301fa73ad461c53358ae2f064d6471966f

df7a290fd7e07968ad63d1af157f43cc230cb875

916b3f30130e83ad76da8d17f6411d79a53243f6

a877241374c76c2f265928087468f7da755e7196

fa19b7cf589fa54274a89c81da11711c21c3ff3c


14ce99962c4704dd54d615dbdab0554da48056b5


4ea7ccb3c83769aa7834e95519d821154b212038

5c15bdda7648f9edbd5f61c4654348764b73f0fc

a90bdefd99d66abcbbc66802da10d169e25ca34c

42576d62779272d28338cd08c016636f7c14e75f

a4bcf53cb428089ba827c9d0bb048ed0ea60bf28

SYAIFUL MUJIB 7 Mar 2017

Update 1 - Keutamaan-Keutamaan membangun Masjid

Kehidupan dunia ini tidak abadi. Tak lama ajal akan datang menjemput. Dunia hanyalah alam tempat ujian dan kefanaan. Sudah sepatutnya bagi seorang muslim yang beriman akan surga dan neraka, mempersiapkan bekal untuk memberatkan timbangan amal kebajikannya. Demi meraih kebahagiaan hakiki dan abadi.

Sejak jauh hari, Nabi kita shallallahu’alaihi wasallam mengingatkan hal ini,

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا ثُمَّ تَمَنَّى عَلَى اللَّهِ

Orang yang pandai itu ialah, orang yang mampu mengevaluasi dirinya dan beramal (mencurahkan semua potensi) untuk kepentingan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah ialah, orang yang mengikuti hawa nafsunya kemudian berangan-angan kosong kepada Allah.” (HR.Tirmidzi)

Investasi Pahala dengan Membangun Masjid

Diantara sebaik-baik perbekalan tersebut adalah, dengan membangun masjid. Tempat terpancar syiar Islam dan iman, kebersamaan kaum muslimin dalam sholat jama’ah, tempat untuk mengagungkan nama Allah dalam sujud dan ruku’, madrasah bagi kaum muslimin; dengan majlis-majlis ilmu di dalamnya.

Alangkah besar pahala orang yang turut andil membangunnya. Ia menjadi sebab tercapainya amalan-amalan agung. Amalannya dicatat sebagai sedekah jariyah, yang pahalanya terus mengalir, meski ia sudah tinggal di alam kubur.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan sebuah kabar gembira,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631)

Dalam hadis lain disinggung lebih spesifik lagi. Dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

‎”Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf Alquran yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi, dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani).

Dalam fatwa Lajnah Daimah (6/237) dijelaskan, “Mendermakan harta untuk pembangunan masjid atau patungan dalam membagun masjid, termasuk sedekah jariyah. Bagi mereka yang mendermakan dan meniatkan untuk tujuan bangun masjid. Bila tulus ikhlas niat anda, maka ini termasuk perbuatan yang mulia.” (Fatwa Lajnah Daimah (6/237), dikutip dari Islamqa.com).

Termasuk Amalan yang Paling Dicintai Allah

Masjid adalah tempat yang paling Allah senangi di muka bumi ini. Maka sebagaimana Allah amat mencintai masjid, maka sudah barang tentu Allah amat ridho dengan hambaNya yang bermurah hati menyisihkan harta atau jerih payahnya, untuk membangun tempat yang paling disenangi oleh Rabbul’aalamin tersebut. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهَا، وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهَا

Tempat yang paling dicintai oleh Allah adalah masjid, dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar.” (HR. Muslim. Dari Abu Hurairah).

Tanda Iman dan Khosyah

Bahkan Allah menjadikan perbuatan membangun masjid, sebagai tanda keimanan. Allah berfirman,

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. At Taubah : 18).

Termasuk dalam memakmurkan rumah Allah, adalah dengan membangunnya. Ada dua macam memakmurkan masjid; konkrit dan abstrak. Konkritnya adalah dengan membangun masjid atau merawatnya setelah selesai pembangunan (berkaitan dengan fisik). Kemudian abstraknya adalah, memakmurkan masjid dengan amalan-amalan sholih, seperti sholat berjamaah, i’tikaf, menggunakan masjid untuk majlis-majlis ilmu, menbaca Al Wuran dst.

Dibangunkan Untuknya Rumah di Surga

Siapa yang tidak tergiur dengan rumah di surga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِى بِهِ وَجْهَ اللَّهِ ، بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِى الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang membangun masjid (karena mengharap wajah Allah), Allah akan membangunkan bangunan yang semisalnya di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari ‘Utsman bin ‘Affan).

Bila membangun rumah di dunia, butuh dana ratusan bahkan milyaran juta. Memakan waktu berbulan-bulan. Hanya untuk membangun rumah sementara, yang tak lama akan ditinggalkan. Anda juga harus menyediakan material yang berat dan mengupah tukang. Maka untuk mendapatkan rumah di surga, yang tak terbayang nikmat dan mewahnya, anda hanya cukup dengan ikut andil dalam membagun masjid di dunia.

Bagaimana bentuk andil dalam membangun masjid?

‪Syaikh‬ Abdulmuhsin Al ‘ abbad hafizhahullah, saat mengajar pelajaran Sunan An Nasai menjelaskan, bahwa membangun masjid ada dua macam cara:

Pertama: Membangun langsung dengan tangannya sendiri / tenaganya.

Kedua: Membangun dengan hartanya, yakni dengan mendermakan hartanya untuk membangun masjid.

Orang yang menempuh dua cara ini, masuk dalam keutamaan yang disebut dalam hadits di atas.

‪Dalam‬ riwayat lain disebutkan,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ

Barangsiapa membangun masjid karena Allah walaupun hanya seukuran tempat burung bertelur, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga…” (HR. An Nasai).

Ada dua makna maf-hasil quthoh (arti: tempat burung bertelur) dalam hadis ini adalah :

Pertama: Ungkapan ini untuk shighoh mubaalaghoh (hiperbola). Seperti dalam firman Allah ta’ala,

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاط

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, sampai unta masuk ke lubang jarum” (QS. Al A’raf: 40).

Artinya sekecil apapun andil anda; yakni berupa harta maupun tenaga (suka rela) dalam membangun masjid, anda akan mendapatkan ganjaran ini.

Kedua: Makna lainnya adalah, untuk menerangkan tentang orang-orang yang patungan dalam pembangunan masjid. Sekalipun orang itu patungan, dan yang ia mampu hanya tak seberapa, maka ia tetap mendapatkan ganjaran yang disebutkan dalam hadis.

Lihatlah betapa maha pemurahnya Allah, kepada hambaNya yang beramal sholih. Meski tak seberapa andil nya dalam membangun masjid, namun Allah tidak menyiakannya. Yang dilihat adalah tulus niatnya untuk berbuat baik, meski nominal uang yang ia mampu untuk didermakan tak seberapa.

Syaikh ‘Ustaimin rahimahullah pernah ditanya tentang sekelompok orang yang patungan untuk membangun masjid, apakah setiap dari mereka mendapatkan pahala membangun masjid? Atau karena patungan pahalanya menjadi berkurang?

Lantas beliau menjawab dengan balik bertanya, “Pernahkah anda membaca surat idza zulzilah (Al Zalzalah)? Apa yang Allah firmankan dalam surat tersebut?”

Penanya lantas membacakan ayat,

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya” (QS. Al Zalzalah : 7)

Syaikh kemudian menerangkan, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya pula (pent. Beliau membacakan ayat).

Setiap orang yang ikut serta dalam patungan tersebut, mendapatkan pahala dari amalnya. Dan setiap dari mereka mendapatkan pahala juga dari sisi lain. Yakni, pahala saling tolong-menolong dalam kebaikan. Karena kalau tidak diadakan patungan, dana yang terkumpul dari masing-masing mereka, tidak memadai untuk membangun masjid. Maka kita katakan, baginya pahala amal (membangun masjid) dan pahala tolong-menolong dalam kebaikan.” (Liqa’ al Bab al Maftuh: 21/230, dikutip dari Islamqa.com).

Tukang Bangunan Apakah Mendapat Keutamaan Ini?

‪Kemudian‬ ada pertanyaan: apakah para tukang yang diupah untuk pembangunan masjid juga mendapatkan pahala ini?

Syaikh Abdulmuhsin Al ‘ Abbad hafizhahullah menerangkan, bahwa para tukang yang diupah untuk membangun masjid, tidak disebut sebagai orang yang membangun masjid yang disinggung dalam hadits. Mereka tidak mendapat keutamaan tersebut, karena yang diniatkan adalah upah. Sementara Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menjelaskan bahwa amalan tergantung pada niat. Dan seorang mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya[1]. Kecuali bila ia berniat untuk membantu secara suka rela, dengan berharap untuk mendapatkan pahala membangun masjid. Maka insyaAllah dia mendapatkan ganjaran tersebut.

Allahua’lam bis showab.

________

Catatan kaki

[1] Catatan kuliah dengan beliau, Selasa 21 Dzulhijah 1436, di Fakultas Syariah, Universitas Islam Madinah.

***
Wihdah 8, Islamic University of Madinah, 26 Dzulhijah 1436.

Penulis : Ahmad Anshori
Artikel Muslim. Or.id



Sumber: http://muslim.or.id/26723-ayo-membangun-masjid.html

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?